Fakta Tentang Ular Weling yang Tewaskan Balita di Cirebon

Puti Yasmin - detikNews
Kamis, 13 Feb 2020 15:08 WIB
Ular weling (bungarus candidus) adalah jenis ular berbisa dari suku elapidae yang menyebar di Asia Tenggara hingga ke Jawa dan Bali.
Ular Weling/Foto: Istimewa/Instagram
Jakarta -

Seorang balita berusia 4 tahun di Cirebon, Jawa Barat tewas akibat gigitan ular weling. Sebelum tewas, balita bernama Adila Oktavia mengalami koma selama lima hari.

Kejadian gigitan ular weling yang dialami Adila diketahui oleh sang ayah, Mukim. Namun awalnya sang ayah tidak menyadari gigitan ular weling karena berada di telapak kaki.

Setelah diketahui adanya gigitan ular weling, Adila dilarikan ke RS Putra Bahagia dan dirujuk ke RS Gunung Jati. Setelah dilakukan perawatan, Adila mengalami koma dan meninggal dunia.

Berikut fakta tentang ular weling yang dirangkum detikcom:

1. Fisik ular weling

Ular weling memiliki tubuh yang ramping dengan panjang antara 100 cm hingga 155 cm. Untuk kulitnya, ular weling biasanya memiliki corak belang hitam dan putih.

Dengan corak belang yang dimilikinya, ular weling mudah untuk diidentifikasi oleh masyarakat.

2. Sarang ular weling

Pemilik nama ilmiah Bungarus Cadidus diketahui menyebar di seluruh negara di Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, ular weling bisa ditemui di Sumatera, Jawa, Bali, dan Sulawesi.

Sarang ular weling berada di daerah dataran rendah hingga perbukitan dengan ketinggian1.200 meter. Biasanya ular weling hidup di hutan dataran rendah yang lembab atau kering, hutan pegunungan, hingga hutan mangrove.

3. Harga ular weling

Tak banyak yang menjual ular weling. Namun, berdasarkan pencarian di toko online harga ular weling berkisar Rp 50.000 per ekor.

4. Pemalu ular weling

Walaupun dikenal mematikan, ular weling ternyata binatang yang pemalu. Ular weling biasanya baru aktif setelah gelap dan lebih sering menggigit di malam hari dibanding siang hari.

Ular weling akan menyerang bila diganggu. Untuk bertahan hidup, ia memakan ular jenis lainnya, dan juga berburu kadal serta katak.

5. Mitos ular weling

Mitos ular weling diketahui saat seseorang terkena gigitan. Ada kepercayaan mistis penanganan luka gigitan ular weling, yakni mencampurkan uka dengan vetsin dari merek terkenal.

Ada juga kepercayaan meminum air kelapa muda atau madu untuk menangani luka gigitan ular weling. Mitos penanganan di atas hingga saat ini belum dibuktikan secara ilmiah.

6. Lebih Berbisa dari Kobra

Dibandingkan dengan ular kobra, ular weling memiliki bisa yang lebih berbahaya. Sebab, 50% gigitan ular weling bisa menyebabkan kematian kepada seseorang.

7. Efek Bisa Ular Weling

Bisa ular weling bersifat neurotoxic atau menyerang jaringan saraf sehingga bisa menyebabkan kelumpuhan. Walaupun begitu, awal gigitan ular weling tidak menimbulkan gejala, seperti bengkak atau rasa sakit berlebihan.

Maka dari itu, seseorang harus berhati-hati ketika terkena gigitan ular weling atau yang lainnya untuk segera membawanya ke rumah sakit.

(pay/erd)