Sidang Kasus Korupsi Wawan

Jaksa Cecar Saksi soal Setoran Wawan Bayar Alphard-Mercy

Faiq Hidayat - detikNews
Kamis, 13 Feb 2020 13:00 WIB
Sidang kasus korupsi yang menjerat Tubagus Chaeri Wardana
Sidang kasus korupsi yang menjerat Tubagus Chaeri Wardana. (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta -

Jaksa KPK mencecar mantan Officer Operasional Bank Jawa Barat Banten (BJB) Cabang Serang Anggi Anggraeni soal transaksi rekening milik PT Putera Perdana Jaya dalam persidangan dengan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Dalam transaksi tersebut terdapat setoran tunai untuk membayar mobil Alphard.

Hal itu disampaikan jaksa KPK saat bertanya Anggi yang bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020).

"Di rekening yang sama, saya sampling aja, tahun 2007 tanggal 23 Januari 2007, bisa saudara jelaskan? Ada keterangan itu, setoran tunai untuk bayar Alphard, seperti itu?" kata jaksa kepada Anggi.

"Iya sesuai yang ditulis," jelas Anggi.

Selanjutnya, jaksa kembali membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Anggi mengenai pembayaran angsuran ke-1 mobil Mercedes-Benz E280 pada 4 November 2010. Pembayaran tersebut terdapat adanya uang yang masuk dari BNI Jakarta milik PT Bali Pasific Pragama (BPP).

"Dalam BAP saudara jelaskan ada uang masuk sesuai dalam mutasi yang berasal dari transfer uang masuk BNI Jakarta dari PT Bali Pasific Pragama untuk angsuran ke-1 Mercedes-Benz E280?" kata jaksa.

"Iya itu uang masuk dari bank lainnya," ujar Anggi.

Selain itu, jaksa bertanya ada pembayaran angsuran ke-20 mobil Mercedes-Benz E280 yang penyetornya Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Penyetor angsuran itu menggunakan rekening Bank BNI.

"Tanggal 8 Desember 2010, keterangan Tb Chaeri Wardana, Bank BNI angsuran ke-20 mobil Mercy E280? Itu ada nama Tb Chaeri Wardana maksudnya itu penyetornya dia?" ucap jaksa.

"Sesuai keterangan di dokumen sih, Pak," ujar Anggi.

Dalam persidangan ini, Wawan duduk sebagai terdakwa dalam kapasitasnya sebagai Komisaris Utama PT BPP. Dia didakwa merugikan negara terkait pengadaan alat kesehatan (alkes) di Banten dan Tangerang Selatan serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Video Menhub: Korupsi Kejahatan yang Luar Biasa! :

[Gambas:Video 20detik]

(fai/dhn)