IDI: Tamiflu Jangan Bikin Pemerintah Lupa Kontrol Unggas

IDI: Tamiflu Jangan Bikin Pemerintah Lupa Kontrol Unggas

- detikNews
Rabu, 30 Nov 2005 18:30 WIB
Jakarta - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengingatkan pemerintah agar tetap mengontrol unggas sebagai media penyebaran flu burung di tengah upaya memproduksi Tamiflu.Pemerintah, kata Wakil Ketua Umum IDI Fachmi Idris kepada detikcom di kantornya, Jalan Sam Ratulangi, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2005), harus bisa menyeimbangkan pembuatan Tamiflu dengan kontrol terhadap unggas.Menurutnya, IDI sangat mengapresiasi rencana pemerintah memproduksi Tamiflu dalam upaya mencegah penyebaran flu burung. Namun respons terhadap unggas sebagai sumber penyakit dan media penyebaran flu burung juga penting."Jika pemerintah menghabiskan perhatiannya untuk membuat obat tanpa mengatasi sumber penyakitnya, maka flu burung tetap akan memakan korban-korban baru," kata Fachmi.Untuk itu, Fachmi mengingatkan pemerintah untuk tetap memberikan perhatian terhadap pencegahan flu burung pada unggas melalui Deptan, selain berupaya memproduksi Tamiflu. "Jangan sampai uangnya habis untuk menyiapkan obat," tandas Fachmi.Pembuatan Tamiflu dan kontrol terhadap unggas, imbuhnya, harus diperhatikan sama baiknya. Setelah diizinkan WHO, pemerintah rencananya akan memproduksi 22 juta tablet Tamiflu, atau 10 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Persediaan Tamiflu yang ada saat ini dianggap tidak cukup untuk menghadapi pandemi flu burung. (umi/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini