Ny Kalla Imbau Proyek 'Indonesia Bebas Polio' Digenjot
Rabu, 30 Nov 2005 17:00 WIB
Padang - Mufidah Kalla, istri Wapres Jusuf Kalla, meminta agar petugas kesehatan masyarakat meningkatkan kinerja untuk mencapai target pemerintah menjadikan Indonesia Bebas Polio pada 2006 mendatang. Sejauh ini, di 10 provinsi di Tanah Air telah ditemukan virus polio liar yang dapat mengancam anak-anak balita menderita lumpuh.Hal tersebut disampaikan Mufidah ketika membuka pemberian vaksinasi polio pada PIN III di Pos PIN Minangkabau Village, Padang Panjang, Sumbar, Rabu (30/11/2005). "Untuk mengantisipasi semakin menyebarnya virus itu diperlukan upaya pencegahan secara nasional. Kita berharap seluruh pihak mendukung gerakan ini," ujar Mufidah yang datang ke Sumbar bersama Menkes Siti Fadilah Supari.Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi mengatakan, sebanyak 440.930 balita di Sumbar sudah mendapatkan vaksinasi Polio pada pelaksanaan PIN I dan PIN II. "Pada PIN I jumlah balita yang mendapatkan vaksinasi mencapai 99,95 persen dan pada PIN II sebesar 142 persen. Dari jumlah itu, tidak ditemui adanya efek samping setelah pemberian vaksinasi," katanya.Gamawan mengatakan, memadainya sarana dan prasarana kesehatan yang dimiliki Sumbar menyebabkan wilayah ini dapat dijadikan wilayah rujukan kesehatan di Sumatera bagian tengah. "Sumbar memiliki puluhan sekolah kesehatan dan dua fakultas kedokteran. Beberapa rumah sakit juga telah diproyeksikan menjadi pusat pelayanan kesehatan untuk jantung, stroke, dan lainnya," demikian Gamawan Fauzi.
(nrl/)











































