200 Ribu Orang Kena HIV/AIDS
Rabu, 30 Nov 2005 16:51 WIB
Jakarta - Menjelang Hari HIV/AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember, Indonesia dinilai belum berhasil menekan laju epidemi penyakit yang mematikan itu.Hal ini disampaikan Ketua Forum Dokter Spesialis Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djorban di Kantor IDI, Jalan Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2005).Zubairi menjelaskan, ada dua sumber utama penularan HIV/AIDS, yakni melalui jarum suntik yang tidak steril yang digunakan para pecandu, dan melalui hubungan seksual dengan banyak pasangan.Untuk menekan laju epidemi HIV/AIDS, menurut dia, banyak negara telah mendorong dan memudahkan akses terhadap jarum steril dan kondom terhadap masyarakat dengan perilaku yang berisiko HIV/AIDS."Tetapi di Indonesia masyarakat masih lemah terhadap dua respons kesehatan ini. Jadi Indonesia belum berhasil menekan laju epidemi HIV/AIDS," ujar Zubairi.Zubairi menyatakan, sebanyak 200 ribu orang terinfeksi HIV/AIDS dan jumlahnya akan semakin meningkat.Untuk itu, lanjutnya, IDI mengingatkan semua pihak untuk mengupayakan penanggulangan berkelanjutan melalui pengobatan, dukungan sosial dan psikologis bagi keluarganya, serta pencegahan penularan pada bayi."Upaya ini harus komprehensif, tidak hanya meningkatkan kesadaran, namun ditambah dengan pelatihan stimulasi, dan diskusi yang terarah bagi masyarakat," imbau Zubairi.
(aan/)











































