PPP Gandeng PKS di Pilgub Sumbar, Siapkan Milenial untuk Posisi Cawagub

Jeka Kampai - detikNews
Selasa, 11 Feb 2020 21:28 WIB
Mahyeldi (kiri) dan Audy Joinaldy (kanan) (Jeka Kampai/detikcom)
Mahyeldi (kiri) dan Audy Joinaldy (kanan) (Jeka Kampai/detikcom)
Padang -

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengincar posisi wakil gubernur pada Pemilihan Gubernur Sumatera Barat (Pilgub Sumbar) 2020. PPP akan berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk memenangi Pilkada Sumbar.

"Pilkada Gubernur Sumatera Barat merupakan salah satu konsentrasi kita. Kenapa? Karena Sumbar ini buat PPP punya harapan lompatan suara yang nanti akan jauh lebih baik," kata Wakil Ketua Umum DPP PPP, Fernita Darwis, kepada wartawan usai sebuah seminar peringatan Harlah PPP ke-47 di Padang, Selasa (11/2/2020).

Menurut Fernita, partai berlambang Ka'bah tersebut mengajukan sosok milenial untuk mendampingi Mahyeldi, yang kini menjadi Wali Kota Padang. Sosok tersebut adalah Audy Joinaldy, yang baru berusia 37 tahun. Audy, yang selama ini memiliki sejumlah usaha di Indonesia timur, sudah diperkenalkan kepada para kader PPP di depan elite DPP PPP, Zainut Tauhid Sa'adi.

Kata Fernita, PPP sengaja mengambil posisi calon wakil gubernur karena melihat calon-calon dari beberapa partai. Pilkada Sumbar menjadi salah satu target PPP untuk dimenangi dari 9 pemilihan gubernur yang akan digelar pada 2020.

"Beberapa nama yang kuat ada beberapa, termasuk Pak Mahyeldi, yang kini menjabat sebagai Wali Kota Padang. Kalau beliau yang gubernur, kita sodorkan calon yang milenial, karena kandidat yang ada sudah mewakili kaum tuanya. Maka PPP mengambil posisi kaum mudanya. Milenialnya, agar calon wakil gubernur ini punya nilai tawar yang tinggi," jelas dia.

"Dari beberapa survei kalau gubernurnya Mahyeldi, maka pasangannya harus milenial. Maka kita paketkan dengan yang Audy, yang jelas masih sangat muda," kata dia.

Koalisi dengan PKS juga disebut Fernita akan menjawab hasil kedua survei yang menginginkan pasangan gubernur-wakil gubernur Sumbar mewakili aspirasi umat.

"Koalisasi PKS dan PPP sudah relevan dengan kalimat aspirasi umat. Kami berharap kehadiran Pak Audy dalam rangka membangun kampung halamannya. Sudah ada kepastian? Belum. Tapi komunikasi politik sudah dilakukan, baik di tingkat provinsi maupun di tingkat pusat. Secara lisan, secara opini kita sudah ada komunikasi dengan PKS yang cukup bagus," katanya lagi.

PKS dan PPP sama-sama harus membangun koalisi untuk bisa mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Sumbar. PKS memiliki 10 kursi, sedangkan PPP hanya memiliki 4 kursi.

(jbr/jbr)