Cek Ruang Rawat Inap Rumah Sakit di Kendari Kini Bisa Lewat Aplikasi

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Senin, 10 Feb 2020 21:28 WIB
BPJS Kesehatan
Foto: BPJS Kesehatan
Jakarta -

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengapresiasi RS Santa Anna di Kendari dalam dukungan dan keseriusannya untuk peningkatan layanan kepada peserta JKN-KIS. RS Santa Anna jadi 1 dari 17 rumah sakit yang telah memiliki informasi display ketersediaan tempat tidur yang dapat diakses dengan aplikasi Mobile JKN

"Implementasi komitmen layanan yang telah dilaksanakan RS Santa Anna diharapkan dapat diimplementasikan di fasilitas kesehatan lanjutan atau fasilitas kesehatan tingkat pertama lainnya. Fasilitas kesehatan dan pemerintah daerah agar dapat memenuhi kelengkapan sarana prasarana dalam mendukung implementasi komitmen layanan," ujar Kepala Bidang Asuransi Sosial Kemenko PMK Laode Muhammad Talib dalam keterangannya, Senin (2/10/2020).

"Selain itu, implementasi ini agar dapat disosialisasikan secara masif ke masyarakat, agar masyarakat dapat menggunakan fasilitas tersebut," imbuhnya.

Hal itu disampaikannya saat meninjau quick win implementasi komitmen peningkatan pelayanan peserta JKN-KIS di Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kota Kendari, Kamis (6/2/220).

Dalam kunjungan di RS Santa Anna, Talib yang mewakili Kemenko PMK melakukan pengecekan implementasi antrean elektronik, display tempat tidur yang terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN, pelayanan hemodialisa menggunakan sistem finger print dan perpanjangan rujukan hemodialisa yang dilakukan di rumah sakit melalui aplikasi Vclaim tanpa harus ke FKTP.

Sementara itu, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Hilaluddin menyampaikan terdapat 17 rumah sakit yang telah memiliki informasi display ketersediaan tempat tidur yang dapat diakses dengan aplikasi Mobile JKN.

"Implementasi sistem antrean yang terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN di FKTP Kota Kendari sudah dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN-KIS yang terdaftar di Puskesmas Puuwatu, Puskesmas Mokoau, Dokter Amry Ady Haris," kata Hilaluddin.

Ia menjelaskan, untuk Kabupaten Konawe sudah dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN-KIS yang terdaftar di Puskesmas Unaaha, Puskesmas Wawotobi, Puskesmas Onembute, Puskesmas Sampara dan Dokter Muh Natsir.

Sementara di Kabupaten Kolaka sudah diimplementasikan di Puskesmas Kolakaasi dan Dokter Dewi Putriani. Aplikasi Mobile JKN akan menunjukkan nomor antrean peserta serta nomor antrean yang saat ini sedang dilayani sehingga peserta bisa memprediksi waktu tunggu sebelum mendapatkan pelayanan.

(akn/ega)