5 Fakta Mengejutkan di Balik Sosok Tohap Silaban yang Ajak Duel Polisi

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Senin, 10 Feb 2020 09:04 WIB
Tohap Silaban ditangkap polisi
Foto: Tohap Silaban ditangkap polisi (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Tohap Silaban, pria yang mengajak duel polisi resmi menjadi tersangka dan ditahan. Bagai nasi sudah menjadi bubur, Tohap yang telah meminta maaf atas perbuatannya itu tetap diproses hukum.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi memastikan kasus Tohap terus diproses hukum. "Untuk saat ini kasus masih berjalan ya," kata Arsya saat dihubungi, pada Minggu 9 Februari 2020.


Tohap dijerat dengan Pasal 212 KUHP dan Pasal 335 KUHP. Dia terancam hukuman 1 tahun penjara atas perbuatannya itu. Pria yang merupakan Sekjen Rakyat Militan Jokowi (Ramijo) ini juga dijerat dengan Undang-Undang Darurat karena kepemilikan senjata tajam berupa bowie knife.

Pasal 212 KUHP berisi tentang "Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya, diancam karena melawan pejabat, dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah."


Pasal 335 KUHP berbunyi "Barang siapa secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan, tidak melakukan atau membiarkan sesuatu, dengan memakai kekerasan, atau dengan memakai ancaman kekerasan, baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain."

Berikut 5 fakta mengejutkan di balik sosok Tohap Silaban:

Pemobil yang Ajak Duel Polisi Mengaku Khilaf:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3