Membaca Momen RK Minta Maaf ke Prabowo Usai Beda Jalan di Pilgub Jabar

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 10 Feb 2020 07:57 WIB
Ridwan Kamil bertemu Prabowo Subianto
Ridwan Kamil Bertemu Prabowo (Foto: Istimewa)


Terlepas dari itu, Hendri mengatakan rekonsiliasi antartokoh selepas Pilpres 2019 merupakan hal yang baik. Hendri berharap keduanya bisa sukses di bidang kerjanya masing-masing.

"Jadi momen memaafkan untuk semua orang baik termasuk tokoh-tokoh politik itu bagus apalagi Prabowo kan mudah maafin, untuk karir masing-masing sekarang Prabowo sudah menjadi menteri. Kang Emil jadi gubernur Jawa Barat ya mudahan-mudahan karir itu luas termasuk kesuksesan program masing-masing," tutur dia.

Pertemuan Prabowo dan Ridwan Kamil itu terjadi saat menjadi saksi nikah putri Ketua DPRD Jabar Brigjen (purn) Taufik Hidayat pada Sabtu (8/2/2020). Ini menjadi momen perdana keduanya bertemu setelah Pilgub Jabar 2018 lalu.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengaku hanya berbincang ringan dengan Ketum Gerindra itu. Pasalnya, mereka berdua menjadi saksi pernikahan putri dari Ketua DPRD Jabar Brigjen (Purn) Taufik Hidayat di Bandung.



Sekilas soal Pilgub Jabar, Emil melaju ke kursi gubernur dengan usungan partai NasDem, PPP, PKB dan Hanura. Saat menjabat Wali Kota Bandung, ia dibesarkan oleh Partai Gerindra dan PKS.

"Enggak, saya sudah biasa menghadapi situasi seperti itu, mengalir saja. Dan terlihat memang sudah cair sih. Mungkin persepsi orang menganggap bagaimana, kata Emil, Minggu (9/2).

"Tapi saya melihat kepribadian Pak Prabowo yang melihat masa depan lebih penting ketimbang masa lalu," lanjut Emil.

Di sela acara, Kang Emil pun meminta maaf kepada Prabowo terkait perbedaan jalan politik ketika maju di kontestasi Pilgub Jabar 2018.

"Sebagai yang muda ke yang sepuh terhadap apapun yang mungkin dalam perjalanan kurang berkenan di mata beliau karena sebuah takdir," katanya.

Selain itu, Kang Emil memanfaatkan pertemuan itu untuk berbincang hal-hal ringan. Keduanya juga saling mendoakan.

"Boro-boro (isu nasional). Saya enggak mikir ke sana. Ada momen kita ngobrol, saling mendoakan karier dan pekerjaan," kata Emil.


(knv/maa)