Round-Up

Jakarta Banjir Lagi, DKI Disarankan Koordinasi-Kurangi Beautifikasi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 09 Feb 2020 22:07 WIB
Banjir merendam Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020).
Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Jakarta -

Sejumlah titik di wilayah DKI Jakarta kembali dilanda banjir. Pemerintah Ibu Kota pun diminta meningkatkan koordinasi dengan para stakeholders sebagai upaya mengantisipasi banjir, hingga mengurangi fokus pada kegiatan mempercantik fasilitas umum atau beautifikasi.

"Ya paling utama menurut saya koordinasi. Di masa lalu kami juga menghadapi hal yang sama namun curah hujannya nggak seperti sekarang kan. Curah hujan sekarang sangat tinggi, luar biasa jadi kerjanya harus ekstra koordinatif, harus lebih antisipatif," kata eks Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Uno, kepada wartawan ketika menanggapi masalah banjir yang muncul tiap kali Jakarta diguyur hujan lebat, di JCC, Jakarta, Minggu (9/2/2020).


Sandi bercerita ketika dirinya menduduki kursi orang nomor dua di Pemprov DKI, dia selalu memastikan jumlah pompa air di underpass Kemayoran cukup, saat ada Jakarta diprediksi akan hujan lebat. Apalagi, sambung Sandi, saat itu momen persiapan Asian Games 2018.

Jakarta Banjir Lagi, DKI Disarankan Koordinasi-Kurangi BeautifikasiFoto: Istimewa/Basarnas


"Misalnya pompa di underpass Kemayoran, itu juga dulu banjir. Tapi 2018 saya pastikan, karena mau masuk Asian Games, bahwa jumlah pompanya itu dua kali lipat dari pada yang dibutuhkan," ujar Sandiaga.

Singkat kata, koordinasi yang dimaksud Sandi adalah Pemprov DKI siap dalam hal pompa air, masyarakat proaktif mengantisipasi permukimannya terendam banjir dan adanya peringatan dini cuaca ekstrem. "Sekarang kita harus mampu antisipasi bagaimana menghadapi curah hujan luar biasa," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2