Pasien di Pati Bisa Cek Ketersediaan Kamar RS via Mobile JKN

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Minggu, 09 Feb 2020 17:37 WIB
JKN-KIS
Foto: BPJS Kesehatan
Jakarta -

Sebanyak 16 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) di Pati, Jawa Tengah sudah menjalankan sistem bed management. Dengan demikian, kini peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan dapat memperoleh informasi mengenai ketersediaan kamar melalui aplikasi Mobile JKN.

Kepala Bidang Penjamin Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pati, Regina Br Sinulingga menyampaikan pada tahun 2020 ini rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Pati berkomitmen untuk memberikan informasi ketersediaan tempat tidur rawat inap yang dapat diakses oleh peserta dan fasilitas kesehatan lainnya.

"BPJS Kesehatan mengakomodir kebutuhan untuk memenuhi komitmen tersebut melalui integrasi sistem informasi rumah sakit dan BPJS Kesehatan dalam aplikasi Mobile JKN. Ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan," ungkap Regina dalam keterangan tertulis, Minggu (6/2/2020).

Regina menambahkan, untuk di wilayah Kantor Cabang Pati, sudah ada 16 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) yang sudah menjalankan sistem ini. Selain memberikan kemudahan kepada peserta, dengan adanya sistem bed management ini juga dapat memberikan kemudahan bagi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk memberikan rujukan kepada peserta.

Salah satu rumah sakit yang sudah menerapkan sistem ini adalah Rumah Sakit Keluarga Sehat. Kepala Divisi Duty Manajer dan Kendali SJSN, Ajeng Fitri Setyani menjelaskan untuk mendukung pelayanan kepada peserta JKN-KIS, RS Keluarga Sehat terus berinovasi, salah satunya melalui penerapan sistem bed management. Dengan sistem tersebut peserta bisa lebih mudah mendapat informasi mengenai ketersedian kamar.

"Dengan sistem ini peserta semakin terbantu untuk memperoleh informasi secara langsung. Sistem tersebut terintegrasi dengan data di rumah sakit yang selalu diperbarui. Sehingga peserta bisa mudah mendapat informasi dan meningkatkan transparansi mengenai ketersediaan kamar perawatan yang ada," kata Ajeng

Tonton juga Rizal Ramli Sebut BPJS Dibentuk Dengan Keterpaksaan :

[Gambas:Video 20detik]

(mul/ega)