Cerita Pemegang JKN-KIS Rajin Bayar Iuran untuk Bantu Peserta Lain

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 09 Feb 2020 16:21 WIB
JKN-KIS
Foto: BPJS Kesehatan
Jakarta -

Sejak diluncurkan pada 1 Januari 2014, Program JKN- KIS dari BPJS Kesehatan telah menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk memproteksi diri. Salah satunya adalah warga asal Depok Mujila yang memilih program JKN-KIS sebagai wadah untuk memproteksi dirinya. Mujila mengungkapkan proteksi diri sangat diperlukan mengingat biaya pelayanan kesehatan yang begitu mahal.

Perkembangan teknologi di bidang kesehatan diiringi juga oleh peningkatan biaya pelayanan kesehatan. Oleh karena itu menurut Mujila, memiliki sebuah jaminan proteksi diri kini menjadi kebutuhan sekunder yang harus ada.

"Tentu untuk memilih jaminan proteksi diri, saya mempertimbangkan banyak hal. Sampai akhirnya saya memilih Program JKN-KIS, karena manfaatnya sangat besar dibandingkan dengan yang lainnya. Selain itu, iurannya pun relatif terjangkau dan tidak begitu membebani ekonomi keluarga," ujar Mujila dalam keterangan tertulis, Minggu (9/2/2020).

Lebih lanjut, Mujila mengungkapkan bahwa sejak terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, ia belum pernah menggunakan kartu JKN-KIS miliknya untuk berobat karena masih sehat. Kendati demikian, ia tetap rajin membayar iuran JKN-KIS. Menurutnya meski saat ini dia tidak menggunakan, namun suatu saat ia pasti membutuhkannya untuk berobat.

"Sakit bisa datang kapan saja jadi perlu untuk berjaga-jaga. Mungkin hari ini tidak digunakan, namun suatu saat pasti dibutuhkan. Jadi saya harus tetap rajin membayar iuran, sehingga kartu saya tetap aktif dan nantinya tidak terkendala saat akan menggunakannya," ungkap Mujila

"Lagipula iuran yang saya bayarkan saat ini, juga dapat membantu peserta lain yang membutuhkan," tambahnya.

Mujila juha berharap agar Program JKN-KIS dapat terus dikembangkan, seperti pelayanan di rumah sakit. Menurutnya semua rumah sakit sebaiknya dapat melayani masyarakat melalui Program JKN-KIS.

(mul/mul)