Stabilkan Harga Cabai-Bawang, Anies Ingin Warga Bersyukur Tinggal di Jakarta

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Minggu, 09 Feb 2020 09:27 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meluncurkan Operasi Pasar Cabai dan Bawang Putih di 22 Pasar DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meluncurkan 'Operasi Pasar Cabai dan Bawang Putih di 22 Pasar DKI Jakarta' (Foto: Rahel Narda/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan 'Operasi Pasar Cabai dan Bawang Putih di 22 Pasar DKI Jakarta'. Anies ingin kegiatan ini dapat membuat harga pasar stabil dan keluarga di Jakarta bahagia.

"Jadi intervensi yang dilakukan dalam bentuk operasi pasar pasokan untuk cabai merah dan bawang putih adalah bagian untuk stabilisasi harga. Dan insyallah dengan operasi yang dilakukan ini maka harga (di) Jakarta bisa lebih stabil," kata Anies di Toko Tani Indonesia Centre (TTIC), Jalan Ragunan Raya, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2020).

Anies mengatakan tujuan dari kegiatan tersebut tidak hanya membuat harga pasar stabil. Anies juga ingin keluarga di Jakarta merasakan kesejahteraan.

"Jadi tujuan ujung paling akhir dari kami bukan sekadar harga pasarnya stabil, tetapi keluarga-keluarga di Jakarta merasakan ketenangan, merasakan kesejahteraan. Kenapa? Karena kebutuhan pokoknya harganya terprediksi dan stabil," tutur Anies.

Anies Baswedan dalam kegitan 'Operasi Pasar Cabai dan Bawang Putih di 22 Pasar DKI Jakarta'Anies Baswedan dalam kegitan 'Operasi Pasar Cabai dan Bawang Putih di 22 Pasar DKI Jakarta' Foto: Rahel Narda/detikcom

Anies mengatakan tolok ukur yang ada dalam pertumbuhan ekonomi tidak semata-mata hanya angka. Menurutnya, tolok ukur kesuksesan yang paling penting adalah setiap keluarga bisa bersyukur karena tinggal di Jakarta.

"Saya selalu menyampaikan bahwa di balik angka statistik itu, apakah inflasi, apalah pertumbuhan ekonomi, apapun. Saya selalu mengatakan bahwa yang paling penting adalah tiap keluarga di Jakarta berkata begini 'untung alhamdulilah tinggal di Jakarta'," kata Anies.

"Ketika kalimat itu muncul di tiap keluarga, maka kita sudah mengerjakan tugas kita dengan baik. Apapun statistiknya," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2