Jejak Diskotek Golden Crown: Dirazia BNN, Ditutup Anies

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Sabtu, 08 Feb 2020 08:48 WIB
BNN tes urine pengunjung diskotek di Jakbar. (Dok BNN)
Foto: BNN tes urine pengunjung diskotek di Jakbar. (Dok BNN)

Surati BNN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku telah bersurat ke Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk kejelasan razia di Diskotek Golden Crown dan Diskotek Venue. Balasan dari BNN akan menjadi dasar dari penerapan sanksi terhadap diskotek-diskotek tersebut.

"Kita sudah bersurat sih ke BNN, minta segera ada laporan tertulis maksudnya," ucap Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia.

Menurut dia, diskotek dan tempat hiburan malam bisa ditutup jika telah diberikan surat peringatan sebanyak tiga kali. "Tiga kali (peringatan) di Pergub Nomor 18 Tahun 2018 bunyinya seperti itu," ucap Cucu.

Ketentuan langsung ditutup terjadi jika ada keterlibatan manajemen atau ada barang bukti adanya peredaran narkotika.

Resmi Ditutup Anies

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup atau mencabut izin usaha Diskotek Golden Crown, Jakarta Barat. Hal ini dilakukan setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) merazia dan menemukan 107 pengunjung positif narkoba di tempat itu.

"Sudah resmi TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata) dicabut," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, kepada wartawan, Jumat (7/2/2020).

Menurut dia, ada pelanggaran Pasal 56 Pergub Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata. Cucu mendasarkan atas bukti dari pemberitaan media massa.

"Berdasar pemberitaan tersebut, terindikasi kuat ada pelanggaran terhadap penyalahgunaan dan pembiaran penggunaan narkotika pada pengunjung di tempat usahanya," tulis Cucu.

Halaman

(aan/idn)