Sektor Wisata DKI Kena Imbas Corona, Pemprov: 80% Pesanan Hotel Dibatalkan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 07 Feb 2020 18:56 WIB
Kasudinparbud Kepulauan Seribu
Foto: Johanes Randy/detikcom
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku China sebagai negara penyumbang turis terbanyak di DKI Jakarta. Dalam setahun, sebanyak 300 ribu turis asal China tercatat berlibur ke Jakarta.

"Iya dia (China, red) peringkat pertama, paling banyak (jumlah turisnya, red). Jadi begini, setahun itu 300.000. Dan kita turis dari mancanegara total 2,4 juta. Berapa persen tuh? Totalnya 2,4 juta," ucap Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Cucu Ahmad Kurnia, saat dihubungi, Jumat (7/2/2020).


Menurut Cucu, wisatawan dari China ke Jakarta berkurang 70-80 persen akibat adanya wabah Corona dan kebijakan penghentian sementara penerbangan dari dan ke China. Angka itu Cucu dapatkan dari pengakuan pelaku pariwisata.

"Saya belum data, saya belum dapat angkanya, tapi ngobrol-ngobrol sama teman-teman hotel, travel, cancellation-nya banyak, sekitar 70-80-an persen mungkin ya," ucap Cucu.


Pemprov DKI mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi anjloknya jumlah wisatawan ini. Pemprov DKI hanya menunggu sampai wabah Corona ini selesai.

"Kalau kita kan nggak bisa berbuat banyak karena ini global, masyarakatnya nggak usah ke luar negeri, mereka ke luar rumah saja banyak ketakutan. Jadi ya kita nggak bisa berbuat banyak sampai isu tentang wabah ini menurun," ujar Cucu.


Terpukulnya sektor wisata akibat virus, bagi Cucu, bukan hal yang pertama kali terjadi. "Ini kan pernah kejadian waktu dulu SARS ya, hampir miriplah ya. Tapi dampak bukan cuma ke Jakarta, tapi seluruh dunia, terutama di Asia," kata Cucu.

Dokter yang Kabarkan Virus Corona Wuhan Meninggal Dunia:

[Gambas:Video 20detik]

(aik/aud)