Jazuli Juwaini: Tak Benar FPKS Bela Wapres
Selasa, 29 Nov 2005 18:22 WIB
Jakarta - Ketua Kelompok Komisi II FPKS DPR Jazuli Juwaini membantah pihaknya membela Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait dengan gaji dan tunjangan sebesar Rp 167,7 juta per bulan. Menurut Jazuli, justru pihaknya yang mengkritisi apa yang telah dilakukan oleh Setwapres yang baru mengajukan revisi anggaran gaji dan tunjangan setelah diributkan media."Tidak ada sama sekali kalimat atau ucapan yang bernada pembelaan terhadap Wakil Presiden Jusuf Kalla. Apalagi menjadi juru bicara pihak pemerintah. Tidak ada urusan kami dengan hal tersebut," tulis Jazuli Juwaini.Jazuli menyampaikan hal ini kepada detikcom menanggapi tulisan sebelumnya pada Senin (28/11/2005) berjudul, "Ada Apa dengan PKS dan PAN?". Menurut Jazuli, pihaknya jelas mempertanyakan kepada pihak Setwapres yang baru saja mengajukan revisi anggaran gaji wapres dan tunjangan.Bagi kader PKS ini, dalam pernyataan itu pihaknya berusaha mengkritisi apa yang dilakukan oleh Setwapres. "Tidak ada sama sekali kalimat atau ucapan yang bernada pembelaan. Apalagi menjadi juru bicara pihak pemerintah. Tidakada urusan kami dengan hal tersebut," ujarnya.Dalam padangan Jazuli, tulisan sebelumnya yang telah dibuat hanya nuansa gothak-gathuk-nya atau berusaha dicocok-cocokan dengan isu yang beredar sekitar reshuffle kabinet untuk posisi Menteri Keuangan. Ditegaskannya, urusan reshuffle menjadi hak prerogratif presiden, tidak ada sama sekali urusan mengaitkan pernyataan tersebut dengan agenda reshuffle. "Tulisan tersebut kami rasakan berusaha mempertentangkan posisi PAN dan PKS dalam isu gaji Wapres itu. PAN disebut sebagai pihak yang mengungkap dan PKS diposisikan pada pihak yang membantah atau menjadi juru bicara pemerintah. Opini ini sungguh tidak betul karena sesungguhnya PAN dan PKS sama-samaberusaha mengkritisi kebijakan tersebut," imbuhnya.
(jon/)











































