Wakil Komisi I Minta Kepala BIN Klarifikasi Pernyataannya

Wakil Komisi I Minta Kepala BIN Klarifikasi Pernyataannya

- detikNews
Selasa, 29 Nov 2005 18:09 WIB
Jakarta - Pernyataan Kepala BIN Syamsir Siregar soal upaya BIN menyusup ke kelompok Islam radikal membuat rekan kerjanya di Komisi I DPR terkaget-kaget. Syamsir pun diminta mengklarifikasi pernyataannya.Pasalnya, pernyataan itu dinilai justru akan membuat resistensi dari kelompok tersebut, sehingga mengakibatkan operasi intelijen BIN gagal di tengah jalan."Itu salahnya. Kita sangat menyesalkan statemen seperti ini di publik. Seharusnya tidak ke luar pada wacana publik. Karena itu bagian integral dari kerja BIN," kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI Amris Hasan kepada wartawan di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (29/11/2005).Klarifikasi Syamsir dinilai penting agar pernyataan dia sebelumnya tidak menimbulkan saling curiga dalam organisasi-organisasi yang dituduh radikal. Ia juga meminta BIN mengklarifikasi batasan-batasan radikal."Untuk menghindari kecurigaan dan resistensi dari kelompok radikal, BIN harus membuat statemen secara terbuka. Bahwa yang dimaksud penyusupan bukan untuk memecah-belah, tapi untuk membangun dialog," katanya.Dengan adanya klarifikasi, diharapkan kerja BIN ke depan lebih optimal lagi dan tidak terganggu dengan langkah-langkah yang kontra produktif seperti pernyataan Syamsir."Kalau tidak dilakukan, bisa berbahaya dan bisa-bisa operasi intelijen gagal karena resistensi yang tinggi itu," kata Amris. (umi/)


Berita Terkait