Dua Siswinya Tewas karena DBD, SDN Karang Rejo Was-was

Dua Siswinya Tewas karena DBD, SDN Karang Rejo Was-was

- detikNews
Selasa, 29 Nov 2005 16:57 WIB
Semarang - Meski sudah mendapat perawatan, dua siswi Sekolah Dasar Negeri Karang Rejo I Kecamatan Banyumanik Semarang meninggal karena DBD (Demam Berdarah Dengue). Satu siswi lainnya, kini dalam perawatan intensif.Dua siswi tersebut adalah adalah Riyana Praditya (kelas 2) dan Nisa Destri Setyaningrum (kelas 1). Riyana meninggal pada Senin (28/11/2005) sore, sedangkan Nisa dua hari sebelumnya. Keduanya sempat dirawat di RS Elisabeth Semarang.Riyana dibawa ke RS pada sehari sebelumnya. Pada saat itu suhu badannya terus meninggi, namun telinga dan hidungnya belum sampai mengeluarkan darah. Nyawa gadis kecil itu tetap tak terlolong. Dia meninggal di ruang ICU Rumah Sakit Elisabeth.Satu siswi lain yang juga terkena DBD adalah Hanifa Wilda. Saat ini, siswi kelas I ini dirawat intensif RS yang sama. Sebelumnya, dua siswi lain, Desinta Agus Haryanti (kelas 1) dan Shinta Santi (kelas 1) juga menderita demam berdarah tapi sembuh.Banyaknya siswi di sekolah tersebut yang menderita demam berdarah menjadikan guru merasa cemas. Mereka menduga penyebaran penyakit itu bersumber dari tempat penampungan sampah yang berada di depan sekolah.Kepala Sekolah SD tersebut Rusmanto mengaku sudah meminta kepada Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk melakukan fogging. Namun hingga saat ini permintaan tersebut belum dipenuhi. "Mungkin masih menuggu giliran," katanya.Salah satu petugas dari Puskesmas Ngesrep Hastuti yang melakukan pemantauan di sekitar rumah korban mengatakan, pihaknya hanya melakukan pendataan. Soal fogging, wewenang sepenuhnya ada di tangan Dinas Kesehatan.Beberapa hari sebelumnya, pihak Dinas Kesehatan Kota Semarang menyebutkan, dari 177 kelurahan dan 16 kecamatan yang ada hampir semuanya termasuk daerah masuk daerah endemis DBD. Meski demikian, mereka belum menyatakan hal itu sebagai kejadian kejadian luar biasa. (nrl/)


Berita Terkait