Jokowi Ogah Pulangkan WNI Eks ISIS, PKB: Kalau Tobat Jangan Ditolak

Mochamad Zhacky - detikNews
Rabu, 05 Feb 2020 19:28 WIB
Cucun Syamsurizal
Cucun Syamsurijal (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Fraksi PKB DPR RI meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki pertimbangan tersendiri mengapa dia tidak mau WNI eks ISIS pulang ke Tanah Air. Namun Fraksi PKB menilai WNI eks ISIS itu pantas dipulangkan jika benar-benar ingin bertobat.

"Pasti Pak Presiden punya pertimbangan tersendiri untuk kebaikan dan kemaslahatan bangsa agar kondisi stabilitas keamanan dan pemahaman, pemikiran yang salah tentang sikap beragama itu harus diluruskan," kata Ketua Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal kepada wartawan, Rabu (5/2/2020).

Cucun menilai WNI eks ISIS layak diberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Namun anggota Komisi III DPR itu menekankan wacana pemulangan WNI eks ISIS tersebut harus dikaji secara mendalam.

"Kalau mereka bertobat, ya, jangan ditolak, beri kesempatan untuk memperbaiki diri. Memang harus dibahas secara hati-hati keputusan pengembalian ini. Kalau masih mengancam ketenteraman negara harus diantisipasi," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengaku tak setuju dengan pemulangan WNI eks ISIS ke Indonesia. Namun, menurut Jokowi, hal itu masih perlu dibahas dalam rapat terbatas.

"Kalau bertanya pada saya, ini belum ratas lho ya, kalau bertanya pada saya, saya akan bilang 'tidak'. Tapi masih dirataskan. Kita ini pastikan harus semuanya lewat perhitungan kalkulasi plus minusnya semuanya dihitung secara detail dan keputusan itu pasti kita ambil di dalam ratas setelah mendengarkan dari kementerian-kementerian dalam menyampaikan. Hitung-hitungannya," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (5/2).

Menko Polhukam Mahfud Md sendiri mengatakan pemerintah membentuk tim untuk mengkaji positif-negatifnya pemulangan mantan kombatan ISIS ke Indonesia. Belum ada keputusan sampai saat ini apakah Indonesia bersedia memulangkan mereka atau tidak.

(zak/gbr)