Dilarang Keluar Rumah, Keluarga pun Dibantai
Selasa, 29 Nov 2005 15:17 WIB
Jakarta - Hanya gara-gara tidak dibolehkan pergi keluar rumah, seorang pemuda sampai hati membantai keluarganya. Dengan keji dia membunuh orangtuanya, nenek dan adiknya. Sadis!Perbuatan biadab ini dilakukan Richard Edgar Henderson yang bermukim di Myakka City, Florida, Amerika Serikat. Pria berumur 20 tahun itu menewaskan empat korbannya dengan menggunakan pipa logam.Demikian terungkap dalam laporan kepolisian setempat, seperti dilansir kantor berita Associated Press, Selasa (29/11/2005).Pembantaian itu dilakukan Henderson pada malam Thanksgiving 24 November lalu. "Henderson mengatakan bahwa dia membunuh keluarganya karena mereka tidak mengizinkan dia pergi," demikian laporan kepolisian.Di malam berdarah itu, korban pertama Henderson adalah Jake, adik laki-lakinya yang baru berusia 11 tahun. Dia memukul saudara kandungnya itu dengan pipa logam hingga tewas. Kemudian Henderson masuk ke kamar neneknya yang berusia 82 tahun dan memukulnya dengan pipa yang sama.Setelah itu Henderson makin menggila. Dia mengajak ayahnya, Richard (48) untuk bermain video games di ruang tamu. Di sanalah dia menghabisi nyawa ayahnya dengan senjata yang sama.Terakhir, pemuda AS ini membunuh ibunya, Jeaneane (42), yang sedang duduk di depan komputer di kamarnya. Henderson ditangkap polisi pada 27 November lalu ketika sedang berjalan di pinggir jalan kota. Belum ada kepastian kapan kasusnya akan disidangkan.Kepolisian menyatakan sulit untuk menguak motif pembantaian itu. Namun Henderson memang telah lama mengalami kecanduan narkoba. Selama ini keluarganya sudah berusaha mati-matian untuk membebaskan Henderson dari jeratan narkoba.
(ita/)











































