Ma'ruf Amin Tegaskan Tak Mungkin Pemerintah Mengekspor Ganja

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Rabu, 05 Feb 2020 18:33 WIB
Wapres Maruf Amin
Ma'ruf Amin (Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Jakarta -

Anggota Fraksi PKS DPR RI, Rafli, sempat mengusulkan agar ganja menjadi komoditas ekspor. Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menegaskan pemerintah tidak mungkin mengekspor ganja.

"Saya kira itu sudah ada larangan, tidak mungkin pemerintah melakukan itu," kata Ma'ruf di kantor Wakil Presiden, Jalan Veteran III, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020).

Ma'ruf menyebut soal ganja ini telah ada larangan ekspornya. Dia menyatakan Rafli pun telah ditegur oleh partainya karena mengusulkan hal tersebut.

"Itu kan oleh pimpinan Fraksi PKS pun sudah ditegur itu. Jadi saya kira tidak mungkinlah hal-hal seperti itu negeri kita larang untuk diekspor untuk orang lain," sambungnya.

Rafli, dalam rapat bersama Menteri Perdagangan Agus Suparmanto yang membahas perjanjian dagang ASEAN dengan Jepang, mengusulkan agar pemerintah mengekspor ganja. Ganja, menurutnya, bisa digunakan sebagai obat. Terlebih, kata dia, ganja bisa tumbuh mudah di Aceh.

"Misalnya, ganja ini. Entah untuk kebutuhan farmasi atau apa saja, jangan kaku lah, kita harus dinamis. Ganja ini tumbuhnya mudah di Aceh. Saya rasa ini ganja harus jadi komoditas ekspor bagus," kata Rafli, yang berasal dari dapil Aceh I, Kamis (30/1). Belakangan, lewat keterangan Ketua Fraksi PKS DPR, Rafli menarik usulannya soal ganja itu.

(jef/dnu)