Polresta Bogor Bantah Anggotanya Pukul Terdakwa Ariyanto di Penjara

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 05 Feb 2020 17:10 WIB
Ariyanto menjalani sidang di PN Bogor. Dia didakwa melawan polisi.
Foto: Ariyanto menjalani sidang di PN Bogor. Dia didakwa melawan polisi. (Zunita-detikcom)
Jakarta -

Polresta Bogor Kota angkat bicara soal adanya dugaan pemukulan terhadap terdakwa Ariyanto, warga Bogor yang ditahan setelah demo RUU KPK di Jalan Jalak Harupat, Sempur, Bogor, Jawa Barat. Polresta Bogor membantah hal itu.

"Polisi tidak melakukan pemukulan terhadap Ariyanto. Sesuai dengan hasil persidangan, dari kepolisian membantah melakukan pemukulan," ujar Humas Polresta Bogor Kota Ipda Desti Iryanty kepada wartawan, Rabu (5/2/2020).


Meski begitu, Desti mengaku tetap menghormati proses hukum. Dia menyarankan agar Ariyanto melaporkan dugaan pemukulan itu ke kepolisian.

"Perihal Ariyanto merasa dipukul oleh oknum polisi, kenapa tidak pada saat itu melaporkan kejadian tersebut dan melaporkan kepada pihak kepolisian," katanya.

Diketahui, warga Bogor bernama Ariyanto didakwa melakukan kekerasan dan melawan anggota Polresta Bogor Kota saat demo RUU KPK di Jalan Jalak Harupat, Sempur, Bogor, Jawa Barat. Dalam persidangan, Ariyanto mengaku dipukuli polisi saat memberikan keterangan untuk berita acara pemeriksaan (BAP) di Polresta Bogor.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bogor dalam persidangan kemarin juga sudah menanggapi pernyataan Aroyanto. Hakim meminta Ariyanto melaporkan dugaan pemukulan kepada polisi.


"Terdakwa bilang dipukul. Kalau memang saudara merasa beban (saat) di BAP, biar masyarakat tahu, yang kami periksa hanya kejadian terdakwa memukul polisi. Mengenai terdakwa dipukul, silakan saudara lapor sendiri, kami di sini hanya tangani perkara saudara memukul polisi dan terdakwa mengakui," ujar hakim ketua Narki Priska Faridayanti di PN Bogor, Jalan Pengadilan, Senin (3/2).

"Mengenai pemukulan Pak Penyidik ini, silakan saudara laporkan ke Polres. Saya rasa gitu saja, kita hanya fakta hukum sesuai apa yang dilakukan saksi korban. Mengenai laporan pemukulan kepada terdakwa, silakan buat laporan sendiri. Kami hanya periksa fakta persidangan sesuai dakwaan dan BAP," imbuh Priska.

Ariyanto (21) didakwa melakukan kekerasan dan melawan anggota Polresta Bogor Kota saat demo RUU KPK di Jalan Jalak Harupat, Sempur, Bogor, Jawa Barat. Ariyanto disebut jaksa memukul polisi saat demo berlangsung.

Atas dasar itu, Ariyanto didakwa melanggar Pasal 170 ayat 2 ke-1 KUHP atau Pasal 212 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Tonton video AB Ungkap Sosok 'Habib' Penganiaya Ninoy Karundeng:

[Gambas:Video 20detik]

(zap/azr)