Sidang Suap Reklamasi Kepri

Saksi Akui Setor Duit hingga Sepeda Doorprize untuk Kegiatan Gubernur Nurdin

Faiq Hidayat - detikNews
Rabu, 05 Feb 2020 15:55 WIB
Sidang kasus suap Gubernur Kepri nonaktif Nurdin Basirun
Sidang kasus suap Gubernur Kepri nonaktif Nurdin Basirun (Foto: Faiq Hidayat/detikcom)

Tjetjep juga mengaku telah memberikan bantuan untuk Nurdin Basirun dalam kegiatan santunan kepada fakir miskin. Uang itu dimasukkan amplop dalam pecahan Rp 20 ribu-Rp 100 ribu

"Ya tahun 2018 nilainya Rp 10 juta, dan tahun 2019 dengan nilai Rp 9 juta, tapi semua sudah masuk dalam amplop, bervariasi Rp 20 ribu, Rp 50 ribu, Rp 100 ribu per amplop," kata dia.

Selain uang, ia mengatakan memberikan sepeda sebagai doorprize acara kegiatan yang dihadiri Nurdin Basirun. Saat itu ajudan Nurdin bernama Zulkifli yang meminta sumbangan yang akan diberikan sebagai doorprize.

"Tahun 2018, saya mulai aktif ikut kunjungan kerja beliau, beliau beberapa kali memberikan door prize dalam setiap acara. kalau saya hadir ada ajudan 'pak Tjetjep mau menyumbang apa untuk door prize' siap itu misal satu sepeda dan itu beberapa kali," jelas dia.

Sidang ini Nurdin Basirun duduk sebagai terdakwa. Nurdin didakwa menerima suap SGD 11 ribu dan Rp 45 juta berkaitan dengan izin prinsip pemanfaatan ruang laut saat menjabat sebagai Gubernur Kepri. Uang itu diduga KPK diterima Nurdin dari pengusaha bernama Kock Meng.

Nurdin juga didakwa jaksa KPK menerima gratifikasi. Total penerimaan gratifikasi oleh Nurdin disebut jaksa lebih dari Rp 4,2 miliar.

selanjutnya
Halaman

(fai/dhn)