RI Larang GAM Kibarkan Bendera Saat Milad

RI Larang GAM Kibarkan Bendera Saat Milad

- detikNews
Selasa, 29 Nov 2005 13:12 WIB
Jakarta - Meski mengizinkan GAM merayakan ulang tahun (Milad)-nya pada 4 Desember nanti, pemerintah secara tegas tetap melarang GAM mengibarkan benderanya. Jika nekat, GAM berarti telah menodai MoU yang ditandatangani pada 15 Agustus lalu."Nggak boleh ada pengibaran bendera lagi. Itu bertentangan dengan MoU dan semangatnya," tegas Menkominfo Sofyan Djalil.Sofyan menyampaikan hal itu usai menghadiri Rakornas Komisi Penyiaran yang dibuka Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (29/11/2005).Jika GAM tidak menggubris permintaan pemerintah Indonesia, maka pemerintah akam membawa masalah tersebut dalam rapat Komisi Keamanan Bersama (KKB).Namun Sofyan optimistis GAM tidak akan mengibarkan benderanya, karena selama ini GAM memiliki niat untuk menghindari aksi-aksi yang bertentangan dengan MoU.Sehari menjelang Milad, imbuh Sofyan, pemerintah dan perwakilan GAM akan melakukan pertemuan dengan KKB. "Intinya dalam pertemuan tersebut jangan sampai Milad membuat hubungan yang sudah baik sekali dalam proses perdamaian menjadi terganggu," katanya.Mengenai pengakuan GAM terhadap keberadaan Indonesia dengan digelarnya Milad, Sofyan mengatakan, hal itu sangat tergantung apakah Milad itu untuk memperingati ulang tahun saja atau bukan."Seperti Menko Polhukam bilang, kalau mereka hanya bertemu untuk bersyukur karena tercapainya perdamaian, itu positif," kata Sofyan.Sofyan juga menegaskan lagi, hingga saat ini GAM memang belum dibubarkan. Pembubaran GAM masih menunggu UU yang kini sedang digodok oleh DPR. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads