Semangat Aipda Andrew Berkaki Palsu Korban Teroris Poso Ikut Uji Samapta

Ferdinan - detikNews
Rabu, 05 Feb 2020 00:01 WIB
Tangkapan layar akun Divisi Humas Polri/ Aipda Andrew Maha Putra mengikuti seleksi jasmani
Foto: Tangkapan layar akun Divisi Humas Polri/ Aipda Andrew Maha Putra mengikuti seleksi jasmani
Jakarta -

Dengan kaki kanan palsu, Aipda Andrew Maha Putra tetap bersemangat mengikuti ujian kesamaptaan seleksi Sekolah Inspektur Polisi. Aipda Andrew sebelumnya jadi korban penembakan kelompok teroris di Poso, Sulteng.

"Aipda Andrew Maha Putra tetap semangat menjalani ujian kesamptaan jasmani," demikian informasi dari akun Instagram Divisi Humas Polri yang dikutip, Selasa (4/2/2020).

Aipda Andrew mengikuti tes jasmani di GOR Ngurah Rai, Bali, Senin (3/2). Kondisi disabilitas Aipda Andrew terjadi saat berdinas dalam Satgas Tinombala di Poso Sulteng.

Aipda Andrew saat itu menjadi korban penembakan kelompok teroris. Aipda Andrew dan anggota polisi Baso saat itu berpangkat Bripda diserang tembakan dari arah lereng gunung.

Penyerangan terjadi saat Baso turun dari motor di kawasan Panta Kapal, Dusun Salubose pada akhir Desember 2018. Saat itu, Baso ditembak dengan peluru mengenai bahu dan bokong.

Sementara Andrew yang hendak menolong Baso dengan membalas tembakan, terlebih dulu tertembak di bagian punggung kiri dan kanan.

Kaki kanan Andrew juga mengalami patah tulang yang disebut polisi karena terkena tembakan dan bom lontong yang dilempar kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

(fdn/fdn)