Beda Jokowi Beda Ratu Elizabeth II, Inggris Sempat Ramai karena Hal Ini

Andi Saputra - detikNews
Selasa, 04 Feb 2020 13:56 WIB
LONDON, ENGLAND - MARCH 19: Queen Elizabeth II and Catherine, Duchess of Cambridge visit Kings College London on March 19, 2019 in London, England to officially open Bush House, the latest education and learning facilities on the Strand Campus. (Photo by Joe Maher/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Presiden Joko Widodo dipersoalkan oleh dua mahasiswa UKI Jakarta, Eliadi Hulu dan Ruben Saputra, karena tidak menyalakan lampu sepeda motor di siang hari. Padahal, hal itu dinilai melanggar UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Keduanya menggugat aturan terkait ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Berdasarkan catatan detikcom, Selasa (4/2/2020), warga Inggris pernah dibuat ramai karena Ratu mereka dinilai 'melanggar' peraturan lalu lintas. Cerita berawal saat Ratu Elizabeth II pergi ke Westminster bersama dengan Pangeran Charles untuk menghadiri acara parlementer pada Juni 2017. Keduanya disopiri menggunakan Bentley State Limousine yang memang diperuntukkan untuknya.

Awalnya semua berjalan normal. Hingga Kepolisian West Yorkshire, Leeds melaporkan ada seseorang tak menggunakan sabuk pengaman saat berada disopiri di sekitaran kota London.

Kemudian polisi ini juga mempostingnya di akun Twitter. Selidik punya selidik, orang tersebut adalah Ratu Elizabeth II. Kasus ini membuat nitizen Inggris ramai menanggapinya.

Peraturan di Inggris sendiri memang mengharuskan menggunakan sabuk pengaman jika di kursinya terpasang. Dendanya lumayan berat yaitu GBP 500 atau hampir Rp 10 juta.

Secara umum, ada beberapa pengecualian aturan di atas. Yaitu tidak berlaku bagi mobil polisi, ambulans, pemadam kebakaran, dan layanan bantuan lain.

Simak Video "Jokowi Resmikan 3 Landas Pacu Bandara Soeta, AirNav Siap Operasikan Ketiganya"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2 3