Bikin 7 Mobil Pecah Ban, Jalan Berlubang di Tol Soetta Ditambal

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 04 Feb 2020 12:30 WIB
Jalan berlubang di tol Soetta ditambal/Dok Jasa Marga
Foto: Jalan berlubang di tol Soetta ditambal/Dok Jasa Marga
Jakarta -

Jasa Marga memperbaiki jalan berlubang di ruas Km 25+200 Tol Soedijatmo atau dari arah Bandara Soekarno Hatta ke Pluit. Jalan berlubang ini mengakibatkan 7 ban mobil pengendara mengalami pecah ban.

"Jasa Marga Metropolitan Tollroad (JMMT) selaku pengelola Jalan Tol Prof. DR. Ir. Soedijatmo bersama dengan Jasa Marga Tollroad Maintenance (JMTM) penyedia jasa pemeliharaan jalan tol untuk ruas tersebut telah melakukan perbaikan pada lokasi pengelupasan aspal tersebut dan melakukan pembersihan sejak Senin (03/02) sore pukul 17.30 WIB," ujar Marketing and Communication Department Head PT Jasa Marga, Irra Susiyanti dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (4/2/2020).

Selain itu, pihak Jasa Marga juga telah menyisir di sepanjang ruas jalan tol tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan fasilitas di sekitar lokasi.

"Sehingga dipastikan lajur Jalan Tol Prof. DR. Ir. Soedijatmo dapat dilintasi dengan aman kembali," imbuhnya.

Sementara Agus Pramono selaku Manager Area Jasamarga Tollroad Operator menjelaskan kejadian kempisnya ban milik pengendara di ruas tol tersebut pada Senin (3/2) kemarin. Agus menjelaskan bahwa insiden itu terjadi karena adanya pengelupasan perkerasan aspal jalan pada lajur ramp dari arah PIK menuju Pluit di Km 25+200 B Jalan Tol Soedijatmo layang akibat curah hujan yang tinggi.

"Ada sekitar 7 kendaraan yang mengalami pecah ban di lokasi tersebut, bukan 16 kendaraan sebagaimana yang disebutkan dalam informasi di WhatsApp. Dari 7 kendaraan tersebut, ada 1 kendaraan yang mengalami pecah 2 ban sekaligus," ungkap Agus.

Agus menambahkan saat ini jalan yang berlubang sudah tertutup dan lalu lintas normal kembali.

"Kami langsung berkoordinasi dengan JMTM untuk melakukan perbaikan, jam 17.30 WIB telah dilakukan perbaikan dan saat ini kondisi normal kembali," tutur Agus.

Selanjutnya
Halaman
1 2