Round-Up

Pemerintah Hadang Ide Karantina di Kapal Perang

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 04 Feb 2020 05:41 WIB
Demo di Natuna
Foto: Suasana demo Natuna dari tangkapan layar video (dok istimewa)
Jakarta -

Warga Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menggelar demo terkait kebijakan pemerintah yang menjadikan wilayah mereka sebagai lokasi observasi WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China. Salah satu aspirasi mereka adalah memindahkan lokasi penampungan dari hanggar ke kapal perang yang kemudian ditentang.

Sejak Jumat (31/1) lalu hingga Senin (3/2), warga Natuna berdemo, mereka meminta agar lokasi observasi 238 WNI dari Wuhan dipindahkan dari hanggar Lanud Raden Sadjad ke kapal perang yang ditempatkan di lepas pantai. Pusat demo ada di kantor DPRD Natuna, Jl Ranai Kota, atau sekitar 3,5 km dari Lanud Raden Sadjad.

"WNI dari Wuhan kami minta dipindahkan ke kapal perang dan diobservasi di lepas pantai. Ini rasa bentuk nasionalisme kami agar (lokasi observasi) jauh dari permukiman," ujar orator dalam demonstrasi di halaman kantor DPRD Natuna, Jl Ranai Kota.

Pendemo menegaskan tidak pernah bermaksud menolak WNI dari Wuhan, China, yang dievakuasi karena merebaknya virus Corona. Tapi pendemo meminta agar lokasi observasi benar-benar jauh di permukiman guna mengantisipasi munculnya dampak kesehatan.

"Jangan ada kesan kita menolak WNI. Kita sangat berperikemanusiaan, tapi (lokasi observasi) ditempatkan di tempat yang jauh dari penduduk," sambung orator.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menolak permintaan itu.