Kejagung Lacak Aset Tersangka Jiwasraya Benny Tjokro

Wilda Nufus - detikNews
Senin, 03 Feb 2020 20:46 WIB
Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono. ( Farih Maulana Sidik/detikcom)
Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melakukan pelacakan aset milik tersangka kasus Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro. Tim Kejagung melacak 3 tempat di Wilayah Banten.

"Kemudian tim pelacak aset masih bergerak, ada 3 tempat untuk cocokkan surat yang diperoleh. Tim bergerak di 3 tempat. Pertama di Kelurahan Pedaleman, Kabupaten Serang. Kedua, Perumahan Citra Raya Maja, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono kepada wartawan di gedung Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020).

"Tempat ketiga adalah Kelurahan Bojongcae, Kelurahan Cibadak, Kabupaten Lebak. Ini dicocokkan dokumen surat dengan lokasi tanah," imbuh Hari.

Hari mengatakan pelacakan aset tersebut untuk mempermudah penyidik untuk mengecek kebenaran surat tanah dan lokasinya. Ia menambahkan, pelacakan aset bisa berupa sertifikat ataupun surat keterangan tanah.

"Ya bisa sertifikat, bisa surat keterangan tanah," kata Hari.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Kejagung memblokir aset tanah diduga terkait kasus dugaan korupsi Jiwasraya. Total aset 156 bidang tanah ini milik Benny Tjokro.

"Jadi ada 84 pemblokiran terhadap tanah tadi yang diduga milik tersangka BT (Benny Tjokro). Kemudian ada juga 72 tanah diduga milik BT," ujar Hari Setiyono kepada wartawan, Kamis (16/1).

Tonton juga video Kejagung Buka Suara soal Fee Broker Jiwasraya:

[Gambas:Video 20detik]

(dkp/dkp)