GNPF 'Safari' Pilkada Medan ke Demokrat: Kita Lawan Oligarki Politik

Ahmad Arfah Lubis - detikNews
Senin, 03 Feb 2020 17:13 WIB
Ahmad Arfah Lubis/ GNPF Sumut menemui anggota Fraksi Demokrat DPRD Medan membahas Pilkada Medan
GNPF Sumut menemui anggota Fraksi Demokrat DPRD Medan membahas Pilkada Medan. (Ahmad Arfah Lubis/detikcom)
Medan -

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumut menyambangi Partai Demokrat Medan membahas Pilkada Medan. GNPF mendukung poros baru yang diinisiasi Demokrat, PAN, dan PKS soal calon Wali Kota Medan.

Dukungan terhadap poros baru ini disampaikan GNPF untuk melawan oligarki politik. GNPF menilai ada kekuatan politik yang ingin membuat sistem oligarki di Medan.

"Ada penguasa memainkan oligarkinya. Hari ini Medan mau diuji coba, dan alhamdulillah Demokrat meresponsnya ingin membangun poros baru dengan partai-partai lain. Kita ingin menolak adanya calon tunggal di Kota Medan dengan gaya oligarki ini," ujar Wakil Ketua GNPF Sumut Tumpal Panggabean di ruang Fraksi Demokrat DPRD Medan, Jl Kapten Maulana Lubis, Senin (3/2/2020).

Tumpal meminta Demokrat konsisten mendukung adanya poros baru di Kota Medan. Jika hanya ada calon tunggal, kata Tumpal, GNPF memastikan akan menjadi pendukung kotak kosong.

"Kami mendorong Demokrat untuk terus konsisten berjuang memilih posisi yang tepat dalam pilkada ini, karena kita taulah pasti banyak tawaran yang menggiurkan dari oligarki tadi. Tapi sejauh ini kita lihat Demokrat masih konsisten dengan wacana baru tadi untuk mengusung calon lain," lanjut Tumpal.

Ketua DPC Kota Medan Burhanuddin Sitepu, yang menerima kedatangan GNPF, menyampaikan keyakinannya Pilkada Medan tidak akan diikuti calon tunggal. Dia juga menyampaikan calon-calon yang disampaikan GNPF akan menjadi pertimbangan Demokrat.

"Tidak mungkin terjadi kotak kosong. Yang mengaku-ngaku mau calon juga banyak, mereka dari partai. Partai-partai juga punya harga diri untuk memajukan calon dari kadernya," kata Burhanuddin.

(fdn/fdn)