ADVERTISEMENT

Round-Up

Indonesia Tutup Pintu bagi China untuk Sementara

Tim detikcom - detikNews
Senin, 03 Feb 2020 05:36 WIB
Jokowi gelar ratas bersama para menteri pasca 238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan tiba di Indonesia (Dok. Biro Pers Setpres)
Rapat terbatas Presiden Jokowi berkaitan dengan wabah virus corona (Foto: dok Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Selepas ratusan warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China menjalani observasi di Natuna, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas. Hasilnya Indonesia menutup pintu untuk sementara bagi China.

Awalnya evakuasi dilakukan pemerintah Indonesia untuk WNI yang berada di Wuhan. Kota itu diketahui menjadi pusat awal mewabahnya virus corona. Total ada 238 WNI yang dievakuasi yang tiba di Batam, lantas dipindahkan ke lokasi observasi di Natuna.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengatakan 238 WNI itu akan menjalani observasi selama 14 hari. Bila setelahnya tidak terindikasi apapun, para WNI itu akan kembali ke keluarga masing-masing.

Setelahnya Jokowi mengumpulkan sejumlah pejabat di Bandara Halim Perdanakusuma pada Minggu (2/2/2020). Rapat terbatas atau ratas itu dihadiri Menlu Retno Marsudi, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, Kepala BIN Budi Gunawan, Menko Polhukam Mahfud Md, Menkominfo Johnny G Plate, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menhub Budi Karya, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menparekraf Wishnutama, dan Kepala BNPB Letjen Doni Monardo.

Namun selepas ratas itu Jokowi tidak turun langsung menyampaikan hasilnya. Menlu Retno mendapatkan tugas untuk mengutarakan hasil ratas.

Seperti apa hasilnya?

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT