Jelang Pilwalkot Makassar, Danny Pomanto Luncurkan Visi-Misinya

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Senin, 03 Feb 2020 02:06 WIB
Ramdhan Danny Pomanto menyampaikan visi-misinya. (M Nur Abdurrahman/detikcom)
Ramdhan 'Danny' Pomanto menyampaikan visi-misinya. (M Nur Abdurrahman/detikcom)
Makassar -

Memasuki tahapan pelaksanaan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar tahun 2020, kandidat calon wali kota Ramdhan 'Danny' Pomanto meluncurkan visi-misinya, di hadapan para tokoh masyarakat, tokoh parpol, akademisi, dan sejumlah elemen warga Makassar lainnya.

Danny memperkenalkan kembali tagline andalannya saat menjabat di periode pertama, tahun 2014-2019: Makassar Dua Kali Tambah Baik, di The Hall Amirullah, Jalan Amirullah, Makassar, Minggu (2/2/2020) malam.

Meskipun belum memastikan nama calon wakilnya, Danny memaparkan tiga poin misinya di hadapan ribuan undangan yang hadir, yaitu revolusi SDM dan percepatan reformasi birokrasi; rekonstruksi ekonomi, sosial, dan budaya; serta restorasi ruang kota.

"Kami sejalan dengan misi Bapak Presiden Jokowi, melakukan revolusi SDM dan percepatan reformasi birokrasi, seperti melakukan revolusi pendidikan, percepatan tata pemerintahan 'sombere' (ramah) dan smart, bebas dari indikasi korupsi, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) minimal Rp2 triliun, dan insentif kinerja Ketua RT-RW Rp2 juta," ujar Danny.

Danny yang berlatar belakang arsitek ini, bila kembali terpilih, akan merestorasi ruang kota lebih baik dari periodenya yang lalu, seperti menata kembali sistem persampahan, pembenahan sistem penanganan kemacetan dan banjir, membangun 'water front city' berbasis mitigasi dan adaptasi lingkungan, dan peningkatan jejaring smart pedestrian dan koridor hijau.

"Dalam merestorasi Kota Makassar, pada periode berikutnya Insya Allah, akan mempercepat visi Makassar dengan standar pelayanan publik kota dunia, Makassar liveable dan resilient city, dan akan berdiri The New Balai Kota di Pantai Losari," pungkas Danny.

Usai meluncurkan visi-misinya, rencananya, Danny akan menggelar deklarasi bersama pasangan calon wakilnya, 22 Februari mendatang. Hingga kini, Danny juga belum memastikan akan mendaftar di KPU melalui jalur dukungan partai, ataukah jalur dukungan perseorangan (nonpartai/independen).

(mna/dnu)