Pesan Terakhir Gus Sholah Sebelum Meninggal Dunia

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 02 Feb 2020 22:35 WIB
Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng K.H. Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah berbincang dengan sejumlah wartawan di Jombang, Jawa Timur, Jumat (15/3/2019). Gus Sholah menyerukan semua pihak untuk menghentikan fitnah, caci maki atau yang bisa menyakiti orang lain serta menahan diri agar suasana Pemilu 2019 berjalan dengan damai. ANTARA FOTO/Syaiful Arif/wsj.
Gus Sholah (ANTARA FOTO/Syaiful Arif)
Jakarta -

KH Salahuddin Wahid atau akrab disapa sebagai Gus Sholah telah tutup usia. Ulama, tokoh nasional, sekaligus mantan Wakil Ketua Komnas HAM itu punya pesan terakhir.

"Beliau sangat banyak sekali (memuat) nilai-nilai kebangsaan," kata putra Gus Sholah, Irfan Asy'ari Sudirman Wahid atau Ipang Wahid, kepada wartawan di RS Harapan Kita, Jl Letjen S Parman, Jakarta Barat, Minggu (2/2/2020).

Ipang Wahid menjelaskan, ayahnya itu masih menulis di saat-saat kesehatannya sudah menurun. Gus Sholah menulis menggunakan ponsel. Gus Sholah sangat menaruh perhatian pada masalah pendidikan di pesantren yang diasuhnya, yakni Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur.

"Pesan terakhir beliau adalah terkait masalah Tebu Ireng, masalah pendidikan," kata Ipang.

Gus Sholah wafat usai kritis setelah operasi jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. Dia tutup usia pukul 20.55 WIB pada usia 77 tahun.

(dnu/dnu)