2 Perawat Dibui 2 Tahun karena Salah Suntik Pasien hingga Mati, PPNI Banding

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 02 Feb 2020 10:48 WIB
Jasmen Nadeak
Foto: Jasmen Nadeak (antara)
Meulaboh -

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Pusat memastikan akan melakukan upaya banding terkait vonis Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh, Aceh Barat yang menghukum dua orang perawat dengan 2 kurungan penjara. Keduanya yaitu Erwanty dan Desri Amelia. Keduanya merupakan perawat honorer di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat.

"Pada intinya kami sangat kecewa dengan vonis Majelis Hakim PN Meulaboh yang menjatuhkan pidana penjara selama 2 tahun kepada terdakwa Desri Amelia perawat RSUD Meulaboh, kami mengambil sikap untuk melakukan upaya banding," kata penasihat hukum Jasmen Nadeak sebagaimana dilansir Antara, Minggu (2/2/2020).

Sebelumnya, kedua perawat tersebut dinyatakan bersalah terkait perkara salah suntik yang melanggar pasal 359 KUHP jo pasal 84 ayat (2) UU RI No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, dengan pidana penjara masing-masing selama 2 tahun, dalam sidang pamungkas pada Kamis (30/1) lalu.

Majelis hakim dalam perkara tersebut adalah Zulfadly, M Qudri dan Irwanto serta Penuntut Umum masing-masing Badrunsyah, Baron Sidik, dan Yusni Febriansyah. Putusan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) berupa pidana penjara selama dua tahun enam bulan, sedangkan putusan majelis hakim selama dua tahun.

Selanjutnya
Halaman
1 2