WNI yang Dievakuasi dari Wuhan China Jadi 241 Orang, Ini Kata Kemlu

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 01 Feb 2020 23:11 WIB
CEO Lion Air Groups Edward Sirait memastikan penjemputan WNI dari Wuhan akan dilakukan berdasarkan prosedur aman (Wilda HN/detikcom)
Kesiapan tim penjemputan WNI dari Wuhan akan dilakukan berdasarkan prosedur aman (Wilda HN/detikcom)
Jakarta -

Jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang akan dievakuasi dari Wuhan, China, berubah menjadi 241 orang. Artinya berkurang empat dari jumlah 245 orang yang direncanakan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Teuku Faizasyah mengatakan jumlah 241 orang tersebut bisa jadi angka final WNI yang akan kembali ke Tanah Air. Sebab, kepulangan ini bersifat sukarela.

"Kalau tidak salah, itu sudah final ya, 241. Kalau di registrasi hanya ada 241, ya ada 4 yang tidak kembali ya," kata Teuku saat dihubungi, Sabtu (1/2/2020).

Namun Teuku belum mendapatkan informasi detail soal tidak pulangnya empat orang tersebut. Termasuk soal kemungkinan empat orang batal pulang karena terkait virus Corona.

"Tidak ada informasi mengenai mereka ya. Ini sifatnya sukarela ya untuk pulang. Tapi saya tidak mau mengambil kesimpulan ke sana. Saya juga tidak bisa terburu-buru merespons (apakah terkait virus Corona) karena tidak di lapangan. Tapi yang sudah mendaftar 241 sesuai yang diumumkan," ujar Teuku.

Teuku juga belum bisa memastikan waktu keberangkatan pesawat Batik Air yang membawa WNI pulang dari Wuhan. Mengenai waktu kepulangan ini, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro juga belum bisa memastikannya.

Sebelumnya, Menlu Retno Marsudi mengabarkan WNI yang akan dipulangkan ke Indonesia dari Wuhan ada 241. Pemerintah sebelumnya menyebut ada 245 orang yang kembali ke Indonesia dari Wuhan.

Selanjutnya
Halaman
1 2