Gara-gara Tak Dikasih Uang, Anak Tega Ayunkan Parang Aniaya Ibu

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 01 Feb 2020 21:48 WIB
Ilustrasi pengeroyokan, ilustrasi penganiayaan, audrey
Ilustrasi (Fuad Hashim/detikcom)
Jayapura -

Pria berinisial ED tega menganiaya ibu kandungnya. Penyebabnya, ED marah tak diberi uang yang diminta.

Kapolsek Depapre Ipda Usriyanto mengatakan penganiayaan anak terhadap ibu kandungnya terjadi di Kampung Wambena, Distrik Depapre, Jayapura, Papua, Jumat (31/1) sore. Laporan ini diterima polisi langsung dari korban penganiayaan, Helena Demetouw (64), pada Sabtu (1/2/2020).

Penganiayaan terjadi saat ED meminta uang ke ibunya tapi tak diberi.

"Awalnya pelaku mendatangi rumah korban dalam keadaan mabuk, kemudian meminta uang Rp 2 juta kepada korban. Akan tetapi korban menolak memberi dengan alasan tidak memiliki uang," kata Ipda Usriyanto dikutip Antara, Sabtu (1/2).

Pelaku kemudian mengambil parang. Saksi, yakni Yohanis Demetouw (30), berusaha menahan pelaku hingga akhirnya korban berhasil meloloskan diri dari rumahnya.

Tapi pelaku mengejar dan mengayunkan parang ke korban, yang mengenai tiang listrik. Korban terjatuh dan dianiaya pelaku dengan memukul muka korban.

"Sabtu siang tadi korban datang ke Mapolsek Depapre untuk membuat laporan polisi, sehingga ditindaklanjuti dan langsung dibuatkan visum," ujar Ipda Usriyanto.

Dari keterangan korban, pelaku diketahui sudah beberapa kali menganiaya ibunya. Karena itu, korban melapor agar anaknya diproses hukum.

"Pelaku masih dalam pengejaran. Kami juga sudah mengimbau kepada pihak keluarga agar menginformasikan jika melihat pelaku ataupun dapat membantu menyerahkan pelaku," imbuh Usriyanto.

(fdn/fdn)