Tidak Ada Pembicaraan SBY & PKS Soal Jatah Kursi Menteri
Selasa, 29 Nov 2005 07:11 WIB
Jakarta -
Di tengah santernya kabar kalau Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta jatah kursi lagi di kabinet, hal tersebut dibantah oleh Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng. Menurut Andi, tidak pernah ada pembicaraan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan siapa pun soal jatah kursi untuk PKS."Tidak ada pembicaraan soal jatah kursi untuk PKS. Setahu saya cuma ada penyampaian oleh salah seorang menteri soal dukungan PKS kepada pemerintah dan presiden menyambut dengan gembira soal dukungan tersebut," ujar Andi kepada detikcom ketika dihubungi via telepon, Senin (28/11/2005).Menteri tersebut, menurut Andi, mengatakan bahwa PKS memberikan dukungan kepada pemerintah sekaligus menjadi mitra kritis bagi pemerintah. Namun sayangnya Andi menolak mengatakan nama menteri yang menyampaikan hal tersebut. Dia juga mengaku tidak tahu-menahu kalau Ketua Dewan Syuro PKS Hilmi Aminuddin datang ke Kantor Presiden untuk berkonsultasi dan menyampaikan hasil-hasil Musyawarah Majelis Syuro III PKS yang digelar beberapa hari lalu. "Saya tidak tahu kalau Presiden hari ini menerima PKS. Mungkin pertemuan tersebut digelar ketika saya sedang tidak ada. Tapi pada prinsipnya presiden sangat senang dengan keputusan PKS," ujarnya mengakhiri pembicaraan.Sebelumnya, isu tak sedap muncul atas hasil Musyawarah Majelis Syuro PKS yang tetap mendukung duet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kabarnya, dukungan itu diberikan setelah ditawari kursi Menkeu.Rumor yang tak jelas sumbernya tersebut segera dibantah Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. Menurut Hilmi, partainya tidak mencalonkan siapa-siapa jika SBY melakukan reshuffle kabinet.Hilmi mengaku bertemu dengan SBY di Kantor Presiden. Dia membantah pertemuan tersebut membahas soal reshuffle kabinet. Pertemuannya dengan Presiden hanya konsultasi saja, membicarakan hasil rapat Majelis Syuro PKS.
(atq/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































