Ketua KPU Banjarmasin Jadi Tersangka Cabul, KPU Pusat Lapor ke DKPP

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 01 Feb 2020 13:58 WIB
Ilustrasi gedung KPU
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Ketua KPU Banjarmasin berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka karena diduga mencabuli siswi magang. KPU pusat segera meneruskan laporan dari KPU Kalsel ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP).

"KPU Provinsi Kalsel sudah melakukan klarifikasi dan sudah dilaporkan ke KPU pusat. Nanti hasil klarifikasi itu akan kami jadikan bahan pertimbangan untuk memutuskan status yang bersangkutan. Untuk pemberian sanksi kan harus lapor pengaduan ke DKPP juga," kata komisioner KPU Hasyim Asyari di Hotel Marc, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (1/2/2020).

Hasyim mengatakan KPU belum bisa menentukan status GM saat ini. Pihaknya menunggu keputusan DKPP untuk menindaklanjutinya.

"Dilaporkan ke DKPP dulu, nanti DKPP akan memutus sanksinya apa untuk perkara seperti ini. Ya setelah ada kepastian status, yang bersangkutan baru dipikirkan untuk bagaimana ke depan," ujarnya.

Sebelumnya, polisi menetapkan Ketua KPU Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berinisial GM sebagai tersangka dugaan kasus pencabulan anak. Dari hasil penyidikan, tersangka GM dan korban tidak saling mengenal dan hanya bertemu di toilet sebuah hotel di Banjarbaru.

Polisi sudah menahan GM dengan masa penahanan 20 hari. Tujuannya untuk pengembangan penyidikan kasus pencabulan anak.

"Penahanan dilakukan untuk lebih mempermudah proses penyidikan dan waktu 20 hari itu bisa ditambah lagi sesuai kepentingan penyidikan," ujar Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso.

(eva/fdn)