GAM Milad, TNI Tidak akan Patroli
Senin, 28 Nov 2005 23:47 WIB
Medan - TNI tidak akan mengambil tindakan mencegah Gerakan Aceh Merdeka (GAM) melaksanakan Milad, peringatan hari ulang tahunnya ke-27 pada 4 Desember mendatang. TNI justru meminta GAM memanfaatkan momen ini untuk melakukan intropeksi diri. "Sebaiknya GAM tidak memanfaatkan miladnya untuk melakukan hal-hal provokatif. Jangan sampai menodai semangat pelaksanaan MOU kesepakatan damai," kata Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Supiadin AS kepada wartawan di markas Kodam I Bukit Barisan, Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (28/11/2005).Pernyataan ini disampaikan Pangdam Supiadin usai mengikuti upacara serah terima jabatan Panglima Kodam I Bukit Barisan dari Mayjen TNI Tritamtomo yang selanjutnya bertugas kepada Mayjen TNI Liliek As Sumaryo.Tritamtomo selanjutnya bertugas di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), sedangkan Liliek sebelumnya menjabat Panglima Divisi 2 Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Kostrad). Upacara ini dipimpin Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Djoko Santoso. Supiadin menyatakan, pihaknya tidak akan menggelar operasi khusus pada saat pelaksanaan milad GAM ini. Lagi pula, TNI saat ini masih fokus pada proses pemulangan sekitar 5.000 pasukan non-organik yang telah bertugas dari Nanggroe Aceh Darussalam. Selain itu, TNI juga menunggu GAM untuk menyerahkan kekurangan 209 pucuk senjata standar dari 840 pucuk yang disyaratkan.Untuk itu, TNI menyerahkan sepenuhnya kepada GAM untuk menilai, layak atau tidak melaksanakan milad. Namun Supiadin mengingatkan, jika GAM melaksanakan kegiatan keramaian berkaitan dengan milad, mereka harus melapor ke kepolisian setempat untuk mendapat izin keramaian seperti kelompok masyarakat lainnya.
(atq/)











































