Jaksa Tahan Eks Kepala BP Migas, Pengacara Pertanyakan Konsistensi Kejagung

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 31 Jan 2020 17:04 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin bicara terkait kasus Jiwasraya. Kasus itu pun kini tengah dalam tahap penyidikan dan diduga mengarah pada tindak pidana korupsi.
Jaksa Agung Burhanuddin (Grandy/detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) menahan mantan Kepala BP Migas, Raden Priyono, dalam kasus kondensat PT TPPI. Pengacara Raden, Supriyadi, mempertanyakan konsistensi Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam menilai kasus tersebut.

Konsistensi yang dimaksud terkait pernyataan Jaksa Agung ST Burhanuddin saat menjabat Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) pada 2012. Kala itu, Burhanuddin menyebut kasus itu adalah kasus perdata.

Namun, saat menjadi Jaksa Agung, Burhanuddin menilainya sebagai kasus pidana dan menahan Raden Priyono. Penjelasan Kejaksaan Agung atas perubahan pendapat hukum itu tidak diterima pihak Raden Priyono.

"Legal Opinion (pendapat hukum) Jamdatun dibuat tahun 2012 setelah pembayaran TPPI macet. Artinya Legal Opinion itu mensahkan langkah-langkah Kepala BP Migas terkait dengan transaksi kondensat dengan TPPI," kata Supriyadi saat berbincang dengan detikcom, Jumat (31/1/2020)

Simak Video "Buntut Kasus Jiwasraya, Kejagung RI Blokir 800 Rekening"

[Gambas:Video 20detik]