Sowan ke SBY, PKS Bantah Minta Jatah Kursi Kabinet
Senin, 28 Nov 2005 18:08 WIB
Jakarta - Sempat muncul isu tak sedap atas hasil Musyawarah Majelis Syuro PKS yang tetap mendukung duet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kabarnya, dukungan itu diberikan setelah ditawari kursi Menkeu.Rumor yang tak jelas sumbernya tersebut segera dibantah Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. Menurut Hilmi, partainya tidak mencalonkan siapa-siapa jika SBY melakukan reshuffle kabinet."Kita tidak punya proposal baru. Kita tidak calonkan siapa-siapa," ujar Hilmi kepada detikcom saat dihubungi melalui telepon usai menghadap SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (28/11/2005).Saat dihubungi, Hilmi mengaku baru saja bertemu dengan SBY di Kantor Presiden. Dia membantah pertemuan tersebut membahas soal reshuffle kabinet. "Pertemuan saya dengan Presiden hanya konsultasi saja. Membicarakan hasil rapat Majelis Syuro PKS," katanya.Hilmi membantah rumor Fuad Bawazier diajukan PKS menjadi kandidat calon Menkeu. "Kita sekarang tidak mencalonkan siapa-siapa. Terserah Presiden melakukan reshuffle atau tidak," ujar Hilmi.Hilmi menegaskan bahwa dalam pertemuan dengan SBY tidak membahas komposisi kabinet. "Kita baru membicarakan landasan konsolidasi PKS ke depan," kilahnya.
(jon/)











































