Gubernur Sulsel Sambut Positif DPRD Jadi Mediator Polemik Mattoanging

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Jumat, 31 Jan 2020 13:37 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Makassar -

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah meminta dukungan DPRD Sulsel untuk percepatan renovasi Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar. Nurdin berharap DPRD membantu agar polemik Mattoanging dengan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

"Tentu kami mengapresiasi rekan-rekan seluruh anggota DPRD, termasuk Ibu Ketua (DPRD Andi Ina Kartika), yang terus melakukan lobi-lobi, sehingga mudah-mudahan ini bisa kita selesaikan secara kekeluargaan, tanpa harus melakukan tindakan yang tidak kita inginkan bersama," kata Nurdin dalam sambutannya di rapat paripurna DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (31/1/2020).

Dalam pidatonya, Nurdin menyebut Menteri Pemuda dan Olahraga telah menyatakan pemerintah pusat akan membenahi stadion yang ada di beberapa daerah, salah satunya Stadion Mattoanging. Terlebih Pemprov Sulsel di APBD 2020 telah menyiapkan anggaran Rp 200 miliar untuk renovasi awal Mattoanging.

"Oleh karena itu, kita berdoa mudah-mudahan polemik yang terjadi soal Stadion Mattoanging ini mudah-mudahan bisa segera selesai sehingga kita bisa mendapatkan alokasi anggaran (pusat) untuk membangun stadion ini," paparnya.

DPRD Sulsel juga tengah merencanakan agenda mediasi Pemprov Sulsel dengan YOSS terkait polemik Mattoanging. Ditemui seusai rapat paripurna, Nurdin menyebut agenda pertemuan tersebut tinggal menunggu dilaksanakan.

"Jadi tinggal ketemu, sudah (itu) langsung kita bisa jalan (renovasi)," katanya.

Nurdin belum mengungkapkan kapan pertemuan yang diinisiasi DPRD itu akan dilakukan. Namun Nurdin menegaskan pertemuan yang dilakukan bukan akan membahas pengelolaan Mattoanging yang akan diserahkan kembali ke YOSS, namun terkait renovasi.

"Nanti kita bicara soal pengelolaan, yang penting aset (Mattoanging) ini harus dikembalikan sesuai program Korsupgah KPK dan Kejaksaan Tinggi," imbuhnya.

Simak Video "DPRD Sultra Minta Pemprov Cegah Keluar-Masuknya TKA China"

[Gambas:Video 20detik]

(nvl/jbr)