Round-Up

Terselip Bahagia di Tengah Vonis Bersalah Lutfi 'Pembawa Bendera'

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 31 Jan 2020 07:52 WIB
Dede Lutfi Alfiandi alias Dede bebas atas vonis 4 bulan penjara dikurangi masa tahanan. Nurhayati Sulistya, ibunda Lutfi senang putranya bisa bebas hari ini.
Lutfi 'Pembawa Bendera' Divonis 4 Bulan Penjara. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Dede Lutfi Alfiandi alias Dede divonis 4 bulan bui karena terbukti bersalah melakukan perbuatan melawan polisi saat demonstrasi tahun lalu. Namun di tengah vonis itu terselip bahagia karena Lutfi langsung bebas lantaran hukuman bui dikurangi masa tahanan.

Sidang vonis digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Bungur Raya, Jakarta, Kamis (30/1/2020) kemarin. Dalam persidangan itu, Lutfi terbukti bersalah melakukan perbuatan melawan polisi.

"Menyatakan terdakwa Dede Lutfi Alfiandi alias Dede telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja pada waktu orang datang berkerumun tidak segera pergi setelah diperingatkan tiga kali," kata hakim ketua Bintang Al saat membacakan amar putusan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Bungur Raya, Jakarta, Kamis (30/1/2020).



Hakim menjatuhkan vonis kepada terdakwa selama 4 bulan. Lutfi terbukti bersalah melanggar Pasal 218 KUHP. Lutfi diketahui seorang penganggur dan bukan berstatus pelajar. Saat aksi demonstrasi 20 September 2019, Lutfi mengenakan seragam sekolah untuk mengelabui polisi dan peserta demo lainnya.

Lutfi juga viral setelah potret dirinya yang membawa bendera Merah Putih saat demo beredar di media sosial beberapa waktu lalu. Namun bukan potret itu yang membawa Lutfi ke meja hijau.

Hakim mengatakan, Lutfi ikut demo diajak salah satu temannya bernama Nandang yang memprotes RUU KPK. Ketika itu aksi berlangsung hingga pukul 18.00 WIB yang membuat polisi mengimbau massa membubarkan diri. Namun pada pukul 19.30 WIB, Lutfi bersama 2 rekannya bernama Nandang dan Bengbeng kembali ke arah belakang gedung MPR/DPR.

"Menimbang terbukti terdakwa berada kerumunan dan tidak pergi meski diimbau petugas polisi," kata hakim.



Hal memberatkan Lutfi perbuatan ikut mengganggu ketertiban umum. Hal meringankan belum pernah dihukum, bersikap jujur dan sopan serta berterus terang.

Selanjutnya
Halaman
1 2