Round-Up

Narasi 'Seperti Eiffel' di Balik Revitalisasi Monas

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 31 Jan 2020 06:19 WIB
Perbandingan Monas dan Menara Eiffel (detikcom)
Foto: Perbandingan Monas dan Menara Eiffel (detikcom)
Jakarta -

Meskipun revitalisasi Monas telah dihentikan sementara atas perintah Mensesneg Pratikno, polemiknya masih bergulir. Kini, Pemprov DKI menyodorkan narasi bahwa revitalisasi Monas digarap agar tugu simbol kesuburan itu mudah dilihat seperti Menara Eiffel di Paris.

Mulanya, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengaku revitalisasi kawasan Monas bagian selatan dibuat untuk menarik perhatian wisatawan. Saefullah mengatakan revitalisasi dilakukan agar wisatawan yang ada di Jalan Medan Merdeka Selatan bisa gampang melihat tugu Monas.

"Jadi ini betul-betul kita ingin ada kenyamanan bagi pengunjung Monas, baik yang datang dari Jakarta sendiri, luar Jakarta, mungkin juga turis mancanegara yang datang supaya berkelas Monas. Jadi kalau datang ke Merdeka Selatan, 'Mana sih Monas? Eh itu, kayak Menara Eiffel' gitu," ucap Saefullah kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (30/1/2020).

Menurut Saefullah, pekerjaan revitalisasi Monas di bagian selatan adalah bagian kecil dari keseluruhan revitalisasi. Namun, bagian selatan itu menjadi pusat perhatian.

"Yang kita kerjakan di 2019 ini sebagian kecil. Di bagian selatan sebagian kecil saja supaya sudut pandang Monas menurut ahli yang terlibat dalam sayembara, nanti akan jadi pemandangan ke Monas ini dari sudut yang paling central," ucap Saefullah.

Sementara itu, sebelumnya Ketua Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Heru Hermawanto menyebut konsep Monas akan dibuat terbuka.

"Iya (terbuka), persis kalau kita lihat Lapangan Banteng," ucap Heru kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/1).

Selanjutnya
Halaman
1 2