Mesin Waktu

Saat Ribuan Ton Susu Jerman Barat Tercemar Ledakan Nuklir

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Kamis, 30 Jan 2020 22:12 WIB
Closeup shot of a glass of milk on a dairy farm with cattle grazing in the background
Foto: Istock

Namun Bavaria menolak. Pejabat di Bavaria menyatakan susu itu dapat dicampur dengan pakan ternak lainnya dan membuatnya aman dijual untuk konsumsi hewan ternak. Setelah polemik antar pejabat negara bagian itu makin membesar, polisi akhirnya menghentikan pengiriman dan menahan gerbong berisi susu tersebut.

"Kami tidak boleh membiarkan kesan bahwa kami akan menawarkan sesuatu kepada negara ketiga sesuatu yang tidak diizinkan untuk konsumsi di sini," ujar Menteri Lingkungan Hidup, Konservasi Alam, dan Keselamatan Nuklir Jerman Barat, Walter Wallman seperti yang dikutip The Times.

Namun Wallmann mengakui, pedoman Komunitas Eropa dan Jerman untuk tingkat radioaktif yang dapat diterima, hanya berlaku untuk barang impor atau dikonsumsi di Eropa. Bukan bagi makanan yang diekspor ke tempat lain.

Dia juga mengatakan, pemerintah federal Jerman Barat telah membayar susu itu setara dengan USD 2,1 juta atau sekitar USD 440 per ton, sebagai kompensasi kerugian karena kontaminasi radioaktif. Selanjutnya ribuan ton susu tersebut akhirnya dihancurkan.

Halaman

(pal/dnu)