Mesin Waktu

Saat Ribuan Ton Susu Jerman Barat Tercemar Ledakan Nuklir

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Kamis, 30 Jan 2020 22:12 WIB
Closeup shot of a glass of milk on a dairy farm with cattle grazing in the background
Foto: Istock
Jakarta -

Tepat 33 tahun lalu pemerintah Jerman Barat kelimpungan dengan masalah 3.000 ton susu bubuk yang terpapar radioaktif. Susu tersebut berasal sapi yang digembalakan di padang rumput Alpen.

Rumput di kawasan itu rupanya terkontaminasi oleh isotop cesium dari ledakan reaktor Chernobyl, Uni Soviet pada akhir April 1986. Pejabat kesehatan di Bremen seperti yang dikutip The New York Times mengatakan hasil tes menunjukkan tingkat radiasi mencapai 6.000 becquerel per kilogram susu bubuk.

Angka ini jauh di atas level maksimum yang diizinkan Komunitas Eropa yakni 370 becquerel untuk susu dan produk susu yang diperuntukkan bagi konsumsi manusia dan 1.850 becquerel untuk pakan ternak

Susu-susu tersebut menurut The Times sudah berada dalam 150 gerbong kereta. Semuanya siap dikirimkan ke pabrik untuk diproses lebih lanjut menjadi pakan ternak. Pakan ternak ini akan dikirimkan ke sejumlah negara diantaranya Mesir melalui Bremen, dan ke Angola melalui Cologne.

Pejabat kepolisian di Bremen menduga kuat pengiriman tersebut menjadi bagian dari kesepakatan ilegal untuk menyingkirkan susu radioaktif tersebut. Pejabat di Bremen dan Cologne sendiri berpendapat susu-susu tersebut harus dikirim kembali ke Bavaria, tempat susu tersebut dihasilkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2