Tafsir-tafsir di Balik Sindiran Jokowi ke Ahok

ADVERTISEMENT

Round-Up

Tafsir-tafsir di Balik Sindiran Jokowi ke Ahok

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 30 Jan 2020 21:31 WIB
Ahok dampingi Jokowi saat meresmikan implementasi B30 (Andhika/detikcom)
Ahok mendampingi Jokowi saat meresmikan implementasi B30. (Andhika/detikcom)

Jokowi Beri Peringatan ke Ahok?

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menilai ucapan Jokowi itu sebagai kode untuk Ahok. Dia berpendapat, mungkin saja Jokowi kini mulai beranggapan bahwa Ahok sudah lupa kepadanya setelah diberi jabatan.

"Itu peringatan atau kode untuk Ahok. Mungkin dulu Ahok minta ke Jokowi agar bisa jadi Komut Pertamina. Tapi ketika sudah jadi lupa. Datang di acara tersebut pun tidak. Artinya, bisa saja Ahok dianggap sudah lupa dan tak menghormati Jokowi," kata Ujang kepada wartawan.

Meskipun ucapan itu disampaikan dengan nada yang santai dan sarat akan canda, Ujang mengatakan itu peringatan ringan. Menurutnya, cara seperti itu memang lumrah dilakukan orang Jawa seperti Jokowi.

"Ya. Peringatan ringan. Orang Jawa seperti Jokowi itu walaupun pelan atau halus memperingatkan dengan cara guyonan. Tapi memiliki makna yang dalam. Maknanya itu peringatan. Kalau sudah jadi, ya, jangan lupa sama teman," tutur Ujang.

Tafsir-tafsir di Balik Sindiran Jokowi ke AhokJokowi-Ahok Tinjau Pembangunan LRT. (Bagus/detikcom)

Dia lantas menyoroti nama Ahok yang berulang kali disebut Jokowi, dari sapaannya ke anak Ahok hingga ke peserta acara yang mirip Ahok. Baginya, itu pertanda bahwa Jokowi tersinggung.

"Kalau diulang-ulang, itu artinya memang Jokowi merasa tersinggung karena Ahok tak datang," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT