Alwi Terus Cari Data Konkret Korban Tsunami di Aceh dan Nias
Senin, 28 Nov 2005 16:18 WIB
Jakarta -
Meski bencana tsunami di Aceh dan Nias sudah berlalu nyaris setahun lamanya, pemerintah ternyata belum mendapatkan data konkret korban yang hilang atau tewas. Hingga kini, akurasi data korban masih terus di-up date.Hal itu disampaikan Menko Kesra Alwi Shihab di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (28/11/2005).Untuk mengetahui sampai di mana akurasi data berkaitan dengan nama dan jumlah korban yang belum ditemukan, pihaknya, jelas Alwi, masih terus melihat data korban tsunami Aceh dan Nias yang dihimpun Depdagri dan Kementerian PAN.Di sisi lain, Alwi juga berharap kabupaten atau kota di kedua wilayah itu selalu memantau dan melaporkan kepada Depdagri berkaitan dengan jumlah penduduknya meski sampai hari ini belum ada angka yang konkret soal korban."Hal itu tidak hanya ditemui di Aceh atau Nias saja, tapi juga negara lain. Itu bukan berarti kita tidak tanggap," katanya. Proses identifikasi, lanjut dia, memerlukan waktu lama, sehingga diperlukan kecermatan. "Jangan sampai terburu-buru mengatakan seseorang hilang. Padahal sebenarnya ia berada di tempat lain," kata pria bergelar profesor ini.Mengenai batas waktu yang ditetapkan kementeriannya untuk memastikan korban yang tewas, Alwi mengaku belum tahu. Yang pasti nanti akan ada pemberitahuan kepada pihak keluarga korban sebelum secara resmi pemerintah menyatakan nama-nama korban hilang dan belum ditemukan sebagai korban meninggal.Dalam bencana tsunami yang terjadi 26 Desember lalu, diperkirakan lebih dari 100 ribu orang Aceh tewas. Sebagian besar tidak ditemukan jasadnya.
(umi/)










































