PIN III 30 November
Bebas Polio, RI Butuh Rp 110 M
Senin, 28 Nov 2005 15:40 WIB
Jakarta - Pemerintah terus kejar target untuk membebaskan balita Indonesia dari polio. Sebagai realisasinya, pemerintah akan melaksanakan PIN putaran III pada 30 November. Dan tak tanggung-tanggung, pemerintah membutuhkan dana sebesar Rp 110,38 miliar."Total dana yang diperlukan untuk PIN III adalah Rp 110,38 miliar," kata Menkes Siti Fadilah Supari dalam jumpa pers di kantornya Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (28/11/2005).Dituturkan dia, dana tersebut terdiri dari dana APBN Rp 18,8 miliar (17 persen), selebihnya berupa bantuan luar negeri dari WHO Rp 16,96 miliar (15,4 persen) dan Unicef Rp 74,62 miliar (67,6 persen).Menkes juga menjelaskan, dana APBN akan dipergunakan untuk pengadaan vaksin polio. Sedangkan dana dari WHO dan Unicef akan digunakan untuk biaya operasional.Ditegaskan dia, perlunya pelaksanaan PIN III ini didasari pada kajian para ahli Indonesia ,WHO dan Unicef yang masih menemukan sejumlah kasus polio liar di Jawa dan Sumatera setelah PIN putaran I dan II.Menurutnya, PIN III kali ini memiliki target 23.620.427 balita yang tersebar di 440 kabupaten/kota di Indonesia. Untuk itu menurutnya, Depkes akan menyiapkan 281.929 pos PIN dan 32.825.000 dosis vaksin polio.Menkes juga menambahkan, WHO optimistis bahwa Indonesia akan terbebas dari penyakit polio setelah bulan Maret 2006. Namun hal itu terjadi jika dilakukan PIN III pada bulan November 2005, lalu ditambah dengan PIN pada bulan Maret 2006."Kalau PIN III sukses, maka setelah Maret 2006 kita bisa bebas polio. Bulan Maret itu hitung-hitungan epidemologis dari WHO," ujar Menkes.
(ahm/)











































