3 Jam Polly Nggak Nongol, Sidang Kasus Munir Ditunda
Senin, 28 Nov 2005 15:38 WIB
Jakarta - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat akhirnya menunda sidang pembunuhan Munir. Pasalnya, terdakwa Pollycarpus yang sudah ditunggu-tunggu selama 3 jam 20 menit, tidak juga nongol di pengadilan.Sidang pembacaan tuntutan yang seyogyanya dimulai pukul 10.00 WIB akhirnya molor hingga pukul 13.20 WIB. Itu pun hanya berlangsung sekitar 5 menit. Ketua majelis hakim Cicut Sutiarso dalam sidang yang digelar di PN Jakpus, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Senin (28/11/2005), tidak banyak bicara. Ia hanya mengumumkan soal penundaan sidang."Kita telah menunggu dari pukul 10.00 WIB, karena jaksa tidak hadir dan terdakwa tidak bisa dihadirkan, maka majelis hakim menunda persidangan hingga Kamis 1 Desember dan memerintahkan JPU menghadapkan terdakwa," ungkap Cicut.Mendengar penundaan sidang itu, puluhan orang yang tergabung dalam Komite Aksi Solidaritas untuk Munir yang hadir di ruang sidang langsung meneriakkan kekecewaannya. Tidak seperti biasanya, istri Munir, Suciwati, tidak hadir menyaksikan sidang. Yang terlihat hanya istri terdakwa Polly, Herawati.Tidak hanya Komisi Aksi Solidaritas untuk Munir saja yang kecewa. Sahabat Munir, Usman Hamid, juga menyatakan kekecewaan yang sangat mendalam. Ia menduga ada sesuatu yang mempengaruhi atau menjadi masalah di balik penundaan sidang hari ini.Penanganan kasus Munir, kata dia, terlihat setengah-setengah. Padahal ini pembunuhan serius yang menimpa aktivis Munir. Harusnya kasus ini ditangani secara serius dan tidak ditunda-tunda. Sebab hal ini mencerminkan rendahnya perhatian dan disiplin dalam penanganan perkara."Apalagi waktu yang tersedia secara hukum sangat sempit hingga vonis hakim pada 16 Desember. Bila sidang melebihi batas waktu 16 Desember, maka Polly bisa bebas," katanya. Usman mengaku tidak tahu adanya penundaan sidang, sebab sebelumnya ia telah mengonfirmasi pihak yang relevan, dalam hal ini JPU. Namun tidak ada penjelasan yang spesifik. "Katanya ada masalah dengan pengawalan dari Mabes Polri. Kemudian saya menghubungi pihak Mabes, dan mereka telah menyiapkan mobil sejak pagi hari," katanya.
(umi/)











































